Ratusan Warga Tuntut Ganti Rugi Tanah Dan Tanam Tumbuh Cepat Diselesaikan

1096

Lampung (Bumi1.com) Ratusan masyarakat Desa Trimulyo Kecamatan Sekampung Lampung Timur mendatangi objek vital nasional Bendungan Marga Tiga untuk menyampaikan aspirasinya terkait pembayaran ganti rugi tanah dan tanam tumbuh, Selasa (29/11/2022).

Dilokasi para pengunjuk rasa nampak jajaran Polres Lampung Timur sedang melaksanakan pengamanan masyarakat yang sedang unjuk rasa di objek vital nasional Bendungan Marga Tiga di Lamtim.

Aksi massa ini memiliki beberapa tuntutan pertamaenolak pendataan ulang terhadap bidang lahan dan tanam tumbuh yang telah selesai dan yang sudah ada nominatifnya, Menuntut untuk segera direalisasikan pembayaran ganti rugi terhadap tanah dan tanam tumbuh secepat mungkin sebelum peresmian bendungan.

Serta menuntut supaya 54 rekening bank yang diblokir pihak Bank BRI secara sepihak tanpa status hukum yang jelas, supaya dibuka kembali dan tidak boleh ada intervensi dari pihak manapun terhadap tim verifikasi yang akan melaksanakan.

Juru bicara dari Desa Trimulyo Hary dalam unjuk rasanya mengatakan, banyak dari warga Desa Trimulyo ataupun Desa lain yang sudah dicairkan tapi kenapa untuk Desa Trimulyo ditangguhkan.

“Beberapa bulan yang lalu, ada 54 warga Desa Trimulyo sudah mengambil rekening untuk pencairan dana dampak bendungan, tapi kenapa rekening tersebut diblokir pihak Bank BRI secara sepihak tanpa status hukum yang jelas, “Kata Hery pada Senin (28/11).

Sekira pukul 11.00 Wib perwakilan dari masyarakat masuk ruang rapat objek vital nasional Bendungan Marga Tiga untuk mediasi dan diterima langsung pihak Waskita Adhi Karya.

Selanjutnya pada pukul 12.30 wib kegiatan aksi unjuk rasa dan audiensi di Bendungan Margatiga selesai dilaksanakan, dan para peserta aksi meninggalkan lokasi.(Erwan)