Puluhan Wartawan Unjukrasa Tuntut Kekerasan Pada Jurnalis

1063

Jabar (Bumi1.com) Puluhan Wartawan yang tergabung dalam berbagai organisasi turun kejalan. Mereka berunjukrasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten Karawang, Minggu  (26/09/2022).

Aksi itu digelar adanya kasus dugaan penculikan dan penganiayaan dua Wartawan oleh oknum pejabat Pemkab Karawang yang menjadi pengurus Askab PSSI Karawang yang berinisial AA.

Mereka menuntut Bupati dan Wakil Bupati Karawang untuk segera bersikap tegas atas kasus dugaan penganiayaan dua Wartawan di Kabupaten Karawang. Pasalnya, terduga pelaku itu merupakan oknum pejabat penting di lingkungan Pemkab Karawang.

Dalam unjukrasanya, mereka melakukan orasi secara bergantian dan melakukan aksi tabur bunga sebagai bentuk keprihatinan atas kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan korbannya dua Wartawan di Karawang.

Para awak media juga melakukan aksi treatikal mengguyurkan air mineral ke spanduk aksi, sebagai ilustrasi kejadian di TKP. Yaitu dimana salah satu korban dipaksa untuk meminum minuman keras (miras) dan air kencing oleh terduga pelaku.

Koordinator aksi, Hartono menyampaikan, para Wartawan menuntut agar Bupati dan Wakil Bupati segera ikut bersikap tegas atas kasus ini, di luar proses penyelidikan yang sedang dilakukan Polres Karawang.

Disampaikannya, kasus dugaan penganiayaan terhadap dua Wartawan di Karawang ini sudah diluar nilai-nilai batas kemanusiaan. Karena selain dipukuli, korban juga dipaksa meminum air kencingnya, “Kata Hartono pada Rabu (21/09).

Hartono menegaskan para awak media akan mengawal proses hukum yang masih berjalan di Polres Karawang, mereka juga akan berkirim surat ke Polda Jabar dan Mabes Polri untuk menuntut.

Agar pihak Kepolisian segera menetapkan tersangka atas kasus dugaan penganiayaan dan penculikan kepada dua Wartawan di Kabupaten Karawang Jawa Barat ini, “Paparnya.

Sebelumnya, pada Selasa (20/09) malam penyidik Satreskrim Polres Karawang telah melakukan olah TKP peristiwa yang dialami korban, di sekretariat Asosiasi Futsal Kabupaten Karawang (AFK), komplek Stadion Singaperbangsa Karawang, dengan menghadirkan kedua korban.(Rls/SMSI)