Musim Hujan, Petani Kopi Di Lampung Barat Terancam Gagal Panen

10115

Lampung (Bumi1.com) Tingginya curah hujan yang mengguyur di wilayah Lampung Barat beberapa bulan terakhir ini menjadi kekahwatiran tersendiri bagi para petani kopi, Kamis (15/09/2022).

Sebagian besar petani yang ada di Lampung Barat ini masih menggantungkan hidupnya dari hasil perkebunan kopi khususnya kopi varietas Robusta yang lagi trend.

Mengingat Lampung Barat adalah daerah penyumbang kopi Robusta terbaik dan terbesar secara nasional khususnya di Provinsi Lampung, sangat di sayangkan apabila tahun ini gagal panen bagus dikarenakan cuaca yang tidak bersahabat.

Seperti halnya yang dikeluhkan oleh Rohman salah satu petani kopi yang ada di Pekon Sukaraja Kecamatan Batu Brak Lampung Barat dalam keteranganya kepada Bumi1.com dilokasi perkebunan.

Lanjut Rohman, tahun ini adalah tahun yang berat bagi kami para petani kopi, di karenakan tingginya curah hujan yang akan merusak bunga kopi, sehingga bunganya menjadi busuk dan menghitam, “Kata Rohman.

“Ditambah lagi harga BBM naik secara otomatis semua harga kebutuhan pokok akan merangkak naik, ya kami tidak tau lagi harus berbuat apa sekarang ini.

Rohman berharap akan adanya langkah kongkrit yang di ambil oleh Pemerintah daerah khususnya Dinas Pertanian dan Perkebunan untuk membantu kami para petani kopi, “Pungkasnya.

Sementara Sekertaris Kelompok Wanita Tani (KWT Anggrek) Ida Marlina juga mengeluhkan tentang cuaca buruk di tambah lagi susahnya mendapatkan pupuk bersubsidi yang saat ini lagi langka dan mahal, “Ucapnya.(Fahri)