Pasutri Kasus Curat Ditangkap Jatanras Polda Lampung

1024

Lampung (Bumi1.com) Sepasang suami istri (Pasutri) asal Gedong Tataan, Pesawaran, ditangkap Polda Lampung karena kompak mencuri di Toko Butik Sikus di Desa Tanjung Sari, Natar, Lampung Selatan, pada Senin (11/07). Keduanya itu berinisial SR (43) tahun dan suaminya inisial DM (45) tahun.

Hal itu di ungkapkan Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Waditreskrimum) Polda Lampung, AKBP Hamid Andri Sumantri, saat melakukan Konferensi pers di Mapolda Lampung, Jum’at (29/07/2022).

Wadir Krimum Polda Lampung mengatakan, terduga pelaku berpura – pura belanja di toko tersebut, setelah pemilik toko tidak memperhatikan pelaku SR langsung mengambil tas yang diletakkan di lemari toko tersebut, setelah berhasil mengambil tas.

Kemudian pelaku langsung pergi menggunakan mobil jenis Datsun GO panca warna merah BE 1709 RC. Sementara korban baru sadar, kehilangan tas berisi identitas, Ponsel, dan uang Rp 400 ribu, “Ungkapnya.

Lanjut Hamid, setelah korban mengetahui kejadian itu, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Natar Polres Lampung Selatan, guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Dari laporan korban, Team Tekab 308 Unit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung melakukan koordinasi dengan Tekab 308 Polres Lampung Selatan dan Tekab 308 Polsek Natar untuk melakukan penyelidikan.

“Saat keduanya beraksi, mereka terekam Kamera CCTV, dari rekaman tersebut Tim kita mengidentifikasi terhadap terduga pelaku pencurian dengan pemberatan tersebut,” Kata Wadirkrimum.

Setelah mengidentifikasi terduga pelaku dan mengetahui tempat tinggalnya, selanjutnya Tim kita dari Tekab 308 Unit III Subdit III / Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung melakukan penangkapan terhadap pelaku dengan inisial SR dan DM, di daerah Kutoarjo Gedung Tataan Pesawaran.

Dari keterangan keduanya, motif mereka beraksi karena kebutuhan ekonomi dan kebutuhan anak sekolah. Sementara dari pengakuannya, mereka baru sekali beraksi, namun Polda Lampung masih mendalami apakah ada lokasi dan korban lainnya.

Dari hasil penangkapan, diamankan barang bukti berupa satu unit mobil Datsun Go BE 1709 RC, 1 (satu) unit HP Merk OPPO A83 warna putih gold, 1 (satu) buah kotak HP merk OPPO A83 warna putih.

Atas perbuatan pelaku berinisial SR dan DM, keduanya terancam sanksi Pidana pasal 363 Ayat (1) ke – 4 KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal 7 (tujuh) tahun penjara, ” Tegas Hamid. (Rls)