Nelayan Lampung Timur Hilang Terjebur Di Laut

10122

Lampung (Bumi1.com) Riyanto alias Sukro warga dusun XII Desa Muara Gadingmas Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur, saat hendak pulang melaut dari Way Kambas, terjebur di laut dan langsung terseret ombak hingga saat ini belum ditemukan, Kamis (02/05/2022).

Dilokasi terjeburnya nelayan asal Desa Muara Gadingmas saat pulang dari melaut itu saat ini masih tahap pencarian dari Timsar Basarnas dan di bantu anggota Sat Polair Polres Lampung Timur bersama warga nelayan setempat.

Nelayan asal Desa Muara Gadingmas, Idil (41) tahun kepada Bumi1.com mengatakan tadi sekitar pukul 14.00 wib kita berangkat mencari Sukro, dan mengerahkan perahu nelayan gabungan dari nelayan Kuala Penet beserta nelayan Muara Gadingmas ada sekitar 50 perahu untuk mencari Sukro.

“Tetapi sampai saat ini belum juga ditemukan, akhirnya kami dan kawan – kawan pulang. Awalnya Sukro buang jangkar, pas buang jangkar itu talinya melilit dikaki Sukro, sehingga terjebur sama jangkar saat dibuang kelaut, “Kata Idil dalam keteranganya.

Sementara Kasad Pol Airud Polres Lampung Timur AKP Yusmawardi melalui Bripka Indra Saputra saat dikonfirmasi mengatakan mereka itu rencananya hari ini mau pulang ke MGM, di kapal itu ada 9 orang. Yakni lima orang dewasa empat orang anak kecil.

Setibanya di perairan laut sekitar PGN, kapal yang ditumpangi Sukro treble mesin (Rusak mesin) atau mati mesinnya, jadi orang tua korban selaku Nahkoda kapal dandan mesin.

“Riyanto alias Sukro itu berupaya melempar jangkar, ternyata jangkar itu dilempar ke laut Sukro juga ikut terjebur karena dikakinya terlilit tali jangkar tersebut, kemudian teriak- teriak bapaknya berusaha melempar drigen.

Tetapi drigennya gak nyampek dan akhirnya anak itu semakin terbawa arus hingga tenggelam. Hingga sampai malam ini belum juga ditemukan, “Ucap Bripka Indra.

Lanjut Indra, kita sudah berupaya berkordinasi bersama Danpos Angkatan Laut dan Basarnas Lampung. Kemudian pangkalan kapal yang dipenet untuk melakukan pencarian juga sampai malam ini.

Hingga saat ini memang juga belum diketemukan. Insyaallah besok pagi rencananya kita akan melakukan pencarian lagi sampai ketemu , “Paparnya. (Roni)