Desa Srimenanti Tahun 2022 Tidak Anggarkan Publikasi DD

1042

Lampung (Bumi1.com) Program Dana Desa (DD) yang di gelontorkan oleh Pemerintah Pusat sesuai dengan amanat Undang Undang (UU) no 6 tahun 2014 hingga di tahun 2022 ini, Pemerintah Pusat telah menggelontokan untuk alokasi Dana Desa itu sebesar Rp468 Triliun, Selasa (17/05/2022).

Ternasuk di Kabupaten Lampung Timur yang memiliki 246 Desa terdiri dari 24 Kecamatan. Dari kesemuanya itu mendapatkan Dana Desa (DD) termasuk Desa Srimenanti Kecamatan Bandar Sribhawono juga mendapatkan kucuran Dana Desa.

Hal itu di jelaskan oleh Kepala Desa (Kades) Srimenanti Sunardi saat dijumpai di objek wisata Trapi Ikan dan Kali Medek pada Senin (16/05) sore kemarin.

Kepala Desa Srimenanti Sunardi saat konfirmasi tentang anggaran publikasi program DD tahun 2022 mengatakan di tahun anggaran 2022 di Apebedes Dana Desa (DD) untuk publikasi kita tidak menganggarkan. “Kata Nardi kepada Bumi1.com.

Ketika ditanyak bukankah sudah ada Peraturan Bupati (Perbub) tentang petunjuk teknis penggunaan Dana Desa (DD) termasuk untuk mempublikasikan program Dana Desa di Media massa. Nardi Kades Srimenanti menjawab ia, tapi Desa Srimenanti tidak menganggarkannya.

Lanjut Nardi, terkecuali nantinya ada petunjuk perubahan Apebedes dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lampung Timur. Jika sudah ada petunjuk dari PMD untuk di publikasikan ke Media massa. Ya, nanti kita anggarkan. “Ucap Sunardi.

Jika mengacu pada Peraturan Menteri (Perment) Desa PDTT no 16 tahun 2018 tentang prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2019 di atas tidak ada alasan kepala Desa menolak publikasi dengan alasan tidak memiliki anggaran.

Selaras dengan keterangan Wakil Rakyat di DPRD Kabupaten Lampung Timur, dari anggota komisi I. Awal Riyadi mengatakan kalau melihat dari publis Perbub DD tahun anggaran 2022, itu merupakan amanah yang harus di sampaikan oleh setiap Desa,” Katanya.

Awal menjelaskan itukan sudah tertuang dalam peraturan dan teknis melalui Perbub di setiap Desa harus bisa menyajikan informasi yang jelas dan dapat di Pertanggung jawabkan. Karena sudah tertuang dalam Perbub yang terbaru. “Tegas komisi 1 Awal. (Bunyamin)