Lebaran Keenam Wisata Gading Water Masih Diminati Pengunjung

1079

Lampung (Bumi1.com) Lebaran Idhul Fitri keenam pengunjung objek wisata kolam renang Gading Water di Desa Srigading Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur mencapai 50%, hal itu dikatakan ketua pengelola wisata setempat, Sabtu (07/05/2022).

Setelah dibukanya wahana bermain air seperti kolam renang Gading Water di Desa Srigading pada lebaran keempat para ibu-ibu beserta anaknya berkunjung untuk menyenangkan anaknya bermain air di Gading Water yang disediakan oleh pengelolanya.

Ketua pengelola objek wisata Gading Water Nasruden kepada Bumi1.com mengatakan kita mualai buka pas lebaran keempat sampai lebaran keenam sekarang ini, karena kita bersih – bersih dulu selama lima hari, untuk pengunjung lebaran keempat sampai keenam ini rata-rata mencapai 50-60%.

Untuk dua hari ini abis dua bendel karcis, dalam satu bendelnya itu ada yang mencapai 95 ada yang 97 tiket dibikin rata -rata perhari 200 tiket karcis. Selama dua hari ini abis 400 tiket karcis kalau diuangkan mencapai 4 juta rupiah, untuk tiket masuk 10 ribu anak-anak dan orang dewasa.

Lanjutnya, fasilitas untuk pengunjung disini masih seperti yang awal belum ada perubahan lagi, cuman atap untuk berteduh pengunjung sebagian belum kita beresin karena keterbatasan dana perawatan, “Kata Nasrudin kepada Bumi1.com.

Pengunjungnya mayoritas sekitar desa sini intinya masih satu Kecamatan Labuhan Maringgai, untuk pengunjunya sudah agak berkurang karena ada tempat wisata baru di Desa Srigading namanya taman Kelinci makanya pengunjungnya terbagi.

Nasrudin menjelaskan, rencana kita setelah dibukanya wisata ini akan menggandeng dengan pihak sekolah karena diluar hari raya atau hari besar kita bukanya hanya seminggu dua kali Sabtu sama Minggu itu aja kalau hari Sabtu hanya terjual 20 sampai 35 tiket kalau ramai. Kalau hari Minggu bisa 70 tiket kalau rame pengunjungnya,”Ucapnya.

Untuk biaya parkir pengunjung motor kita kenakan 2000, untuk menejemen parkir itu sendiri beda dengan biaya tiket masuk tatapi nantinya juga jadi satu karena masuknya ke Bumdes yang mengelolanya.

Kami pengelola wisata Gading Water berpesan kepada masyarakat disekitar Srigading dan di luaran sana agar bisa berlibur atau berkunjung di Gading Water untuk berwisata bersama anak-anaknya disini, “Pintanya.

Sementara Tarni warga Jakarta yang pulang kampung di Desa Karang Anyar di hari raya Idhul Fitri, pada saat berkunjung ke Wisata Gading Water beesama anak-anaknya mengatakan kalau biaya masuk tidak mahal cuman fasilitasnya seperti tempat berteduh atapnya belum ada jadi pengunjunya ada yang kepanasan.

Berharap kepada pengelolanya agar fasilitas untuk berteduh di pasang atapnya supaya pada saat panas atau ujan tidak kehujanan di tempat-tempat istirahat untuk melihat anak-anak sedang bermain air,”Pinta pengunjung. (Erwan)