Walkot Helmi Minta Pertamina Tindak Tegas Pangkalan Gas Nakal

103

Bengkulu (Bumi1.com) Sebagian warga Kota Bengkulu menyampaikan bila program pembagian gas melon gratis yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu membuat stok gas berukuran 3kilogram tersebut langka, Jum’at (10/12/2021).

Menindaklanjuti hal itu, Wali kota Helmi Hasan pun angkat bicara dan langsung menelpon PT Pertamina (Persero). Dalam perbincangan tersebut, ia menanyakan kuota gas melon yang disalurkan perusahaan plat merah tersebut dalam sebulan.

“Menurut informasi yang saya terima saat sidak beberapa waktu yang lalu, kuota yang disalurkan oleh Pertamina dalam sebulan itu ada 300 ribu tabung,” Ujar Helmi seperti dilansir dari grup Siberindo.co.

Hal tersebut pun juga dibenarkan oleh Sales Branch Manager (SBM) Rayon V Lampung Bengkulu, Ferry Fernando. “lya sekitar itu, 300 ribu (tabung).” Ucap Ferry.

Helmi pun menegaskan, pada tanggal 6 Desember 2021, Pemkot mengambil 31 ribu tabung. Artinya, Helmi menyampaikan, stok tabung gas di Kota Bengkulu masih ada 269 ribu dalam bulan ini.

“Sekarang di pangkalan-pangkalan itu bahasanya gara-gara Walikota borong gas, gas tidak ada lagi. Karena hal itu, Helmi meminta agar PT Pertamina melakukan pengecekan langsung ke pangkalan-pangkalan.” Kata Helmi.

“Saya minta dari Pertamina kalau ada pangkalan yang nakal, yang menjual gas melon sampai Rp 45 ribu (jauh dari HET) tersebut ditindak,” Tegasnya.

Sebab, aksi pangkalan nakal tersebut membuat gaduh. “Niat kita membagikan gas melon gratis kan bantu orang miskin. Jangan sampai ini dimanfaatkan orang mampu yang suka nimbun-nimbun itu,” Tambah Helmi.(*)