Camat Braja Selebah Benarkan Oknum Kedes Ditahan Oleh Kejari Lamtim

10179

Lampung (Bumi1.com) Camat Braja Selebah membenarkan adanya penangkapan salah satu oknum Kades Braja Gemilang yang diduga terlibat kasus tindak pidana korupsi DD anggaran tahun 2018 dan 2019 di Kecamatan Braja Selebah Lampung Timur, Jum’at (10/12/2021).

Camat Braja Selebah Noviansyah Adzany Akbar,S.STP.MM saat dikonfirmasi di ruang kerjanya kepada Bumi1.com membenarkan adanya oknum kepala Desa Braja Gemilang berinisial MH ditahan Kajari Lampung Timur.

Sebenarnya informasi ini baru kami dengar kemarin pukul 15.00 wib atau jam tiga (3) sore bahwa ada salah satu dari oknum Kades di wilayah Kecamatan Braja Selebah tepatnya Desa Braja Gemilang ya memang benar di panggil pihak kejaksaan Negeri Lampung Timur.

Sehingga kemudian ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) anggaran tahun 2018 dan 2019 pada tanggal 9 Desember 2021 kemarin. Bahwa telah ditetapkannya tersangka kepala Desa Braja Gemilang berinisial MHL, sampai saat ini pula pihak dari Kecamatan belum menerima surat tembusan dari Kejaksaan itu sendiri.

Jadi kami juga masih menunggu sampai dengan terbitnya surat resmi yang akan dikeluarkan oleh pihak Kejaksaan terkait penahanan tersangka tersebut, “Kata Camat kepada Bumi1.com.

Lanjut Akbar, menanggapi terkait kejadian ini, kami pihak dari Kecamatan sendiri sangat terharu karena terkait anggaran Dana Desa (DD), padahal ini sudah menjadi program Pemerintah. Bahwa Dana Desa (DD) itu untuk pembangunan dan pemerataan seluruh Indonesia, maka semuanya juga harus ada pertanggung jawabannya.

Jadi menurut kami untuk menyikapi hal ini sebagai pembelajaran untuk para kepala Desa yang lainnya agar mengikuti sesuai dengan aturan ataupun jangan sampai adalagi tindak pidan korupsi seperti penyelewengan.

Dalam hal ini seperti pembangunan di Desa -Desa terkhusus di Kecamatan Braja Selebah jangan sampai terulang kembali. Kami dari pihak Kecamatan akan selalu mengevaluasi, melakukan pembinaan dan koordinasi dengan kepala-kepala Desa lainnya.”Paparnya.

Sekali lagi kami menegaskan kepada kepala Desa bahwa harus bekerja dengan baik, ikuti regulasinya sesuaikan dengan apa yang sudah diusulkan dan direncakan serta tetap mengikuti kaidah – kaidah ditetapkan oleh Pemerintah pusat maupun daerah. “Tegasnya. (Roni)