Masa Kontrak Lewat Per Enam Bulan, Ini Jawaban Kordinator Tower XL 

1056

Lampung (Bumi1.com) Terpasangnya tower XL di Desa Karang Anyar Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur, memang yang dinanti-nanti para pengguna XL untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di Desa setempat, Jum’at (19/11/2021).

Tetapi ini berbeda semenjak  tower XL ini terpasang dari bulan Februari 2021 hingga sekarang tower XL ini belum ada sinyalnya dan sekarang ini dikeluhkan oleh pengguna XL di Desa Karang Anyar kususnya.

Perusahaan PT. Global yang bergerak di bidang pemasangan tower XL, dari pemasangan tower hingga lewat masa kontrak per enam bulan ini sinyal XL juga belum ada.

Rahmad koordinator tower XL di seluruh Kombet saat dikonfirmasi melalui telpon WhatsAppnya terkait perpanjangan masa kotrak tower per enam bulan dan keluhan sinyal mengatakan, untuk masa perpanjangan belum kita perpanjang karena masih reviu, masih mau kita hidupkan juga.

Makanya saya minta sama yang punyak lahan untuk komensasi 1 bulan dulu, karena kita juga pingin nyala, supaya kalau sinyalnya ada biar di reviu. Kalau sudah direviu nantinya bisa diperpanjang atau dibongkar.

Lanjut Rahmad, tower XL ini kan belum nyala sampai sekarang masih kekurangan material, jadi dampak adanya towerkan juga belum terlihat. “Ucap Rahmad dalam penjelasanya.

Nantinya masyarakat disekitar tower juga kita libatkan perpanjanganya setelah nyala dulu, karena kita lagi ngejar juga buat nyala sinyalnya. “Kan Pln juga sudah masuk tinggal matrial aja yang belum di lengkapi.

Karena ditower itu ada perangkat yang rusak, ini sekarang lagi cari untuk penggantinya. Targenya bulan ini sinyalnya ada dan rencana mau bikin yang permanen juga disini, “Jelasnya.

Sementara Supardi pemilik lahan yang disewa oleh tower XL saat dikonfirmasi di kediamanya beberapa waktu lalu terkait perpanjangan masa kotrak yang sudah lewat dari 6 bulan tidak mau diwawancarai, dalam obrolan dirumahnya menjawab saya kalau mau direkam gak mau.

“Yang jelas saya gak enak sama Lemanya yang pengurus tower XL, apalagi ini mau masuk berita. Yang jelas saya tak ngobrol atau nanyak dulu sama Lemanya, “Ucap Supardi pemilik lahan menutup obrolanya. (Erwan)