Program Alokasi DD Desa Braja Indah Capai 80%

1042

Lampung (Bumi1.com) Program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa (P3MD) di Desa Braja Indah Kecamatan Braja Selebah Lampung Timur, tahun 2021 ini sudah di realisasikan untuk BLT DD, Pemberdayaan masyarakat, Alun-alun Desa, Drenase dan Gorong-gorong, Rabu (09/11/2021).

Hal itu dijelaskan oleh kepala Desa Braja Indah saat Bumi1.com berkunjung di kantor Desanya dan memaparkan penggunakan alokasi Dana Desa (DD) tahun anggaran 2021 dari ditermin pertama hingga di tahap terakhir.

Kepala Desa Braja Indah Sarep Hidayat saat dikonfirmasi program DD tahun 2021 mengatakan Dana Desa (DD) tahun ini untuk yang pertama BLT DD, Pemberdayaan masyarakat, Drenase dan Alun-alun Desa, jadi tahun ini kita gak banyak.

Kucuran dana penangan Covi-19 itu ketentuanya 8% dari total 900 juta dari Dana Desa, fisiknya untuk Drenase, Gotong -gorong dan Alun-alun Desa. Saat ini realisasinya program Dana Desa sudah mencapai 80% walaupun kayak Alun-alun Desa belum selesai semuanya tetapi tahun depan akan kita anggarkan lagi.

 

“Untuk Alun-alun Desa kita buat di lapangan sebagai program perdana, tetapi tidak merubah bentuk lapangan. Kedepanya itu bisa menjadi tempat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Desa sesuai yang kita harapkan dari Dana Desa tersebut.”Kata Satep Kades setempat kepada Bumi1.com.

Lanjut Sarep, untuk Gorong-gorong ada 6 unit di dusun 2,3,5,6 dengan volume 4×0,6×0,6 meter nilai anggaran 34.632,000., Drenase di dusun 1,2,3,4,5, 6 dengan volume 1073×0,6×0,5 meter nilai anggaran 292.517,000,00., serta Alun-alun atau peningkatan pembangunan taman dan sarana kepemudaan oleh raga di dusun 3 dengan volume 01 pabet nilai anggaran 110.858.500.

Kami berpesan kepada masyarakat adanya pembangunan yang sudah jadi di Desa kita ini, mudah-mudahan dapat bermanfaat untuk masyarakat Desa Braja Indah dan bisa di rasakan untuk manfaatnya.

Menurut Sarep, pembangunan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat kita, kami berharap kepada masyarakat agar bisa menjaga dan merawatnya supaya bangunan yang sudah jadi ini awat, ”Pesanya.

Untuk Dadan Usaha Milik Desa (Bumdes) tahun ini kita tidak menganggarkan karena masih banyak bermasalah, dan dari Kemendes juga sudah ada tindakan. Insya allah tahun depan sudah bisa kita anggarkan untuk ketahanan pangan.

“Dikarenakan di tahun ini sudah ada penataan dan pembentukan pengurus Dadan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang baru, rencananya pada hari Kamis besok kita jadwalkan rapat pembentukan ketua Bumdes yang baru, “Pungkasnya. (Erwan/red)