BMKG Lampung Adakan SLCN Pada Nelayan Labuhan Maringgai 

10166

Lampung (Bumi1.com) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Lampung mengadakan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) tahun 2021 bertempat di Aula Desa Muara Gading Mas Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur, Kamis (14/10/2021).

Kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) dengan tema ” SLCN mewujudkan zero victim di laut untuk nelayan yang sejahtera dan padat karya Kementerian Perhubungan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia maju di tahun 2021″.

Sekertaris BMKG Provinsi Lampung Ir.Budi Sutrisna,M.,SC, saat dikonfirmasi kepada awak media mengatakan kegiatan hari ini BMKG melalui Kementerian Perhubungan dan Pemerintahan Daerah Lampung Timur, bersama anggota DPRD dan Bupati.

Bahwa kita melaksanakan kegiatan ini agar bisa mengangkat harkat dari pada nelayan dengan cara memberikan info tepat cepat dan akurat pada nelayan, bagaimana mencari ikan supaya tidak nyari-nyari.

“Pada saat nelayan menangkap ikan di mana lokasinya itu, jadi mereka langsung menuju kesana dengan memanfaatkan alat satelit itu . Yang nantinya akan memudahkan nelayan dan menghemat energi, menghemat waktu dan menghemat bahan bakar.

Selain itu, kami juga berharap kepada teman-teman BMKG agar terus membina para nelayan supaya kedepannya bisa memanfaatkan BMKG secara tepat. “Ucapnya.

“Manfaatkanlah info BMKG dengan baik serta bagaimana untuk mencari ikan secara efektif itu caranya. Yang kedua adalah sasarannya terkait dengan keselamatan kita.

Sehingga mereka bisa menghindari daerah-daerah yang gelombangnya cukup tinggi. Jadi tujuan kita ada dua yaitu tingkatkan keselamatan dan  kesejahteraan para belayan intinya, “Paparnya.

Kami berpesan kepada peserta khususnya nelayan, tolong manfaatkan info BMKG ini dan tetap selalu bekerjasama dengan kita. Dari BMKG secara tepat dan terus akan menginfokan kepada teman-teman nelayan yang lainnya.

“Yang belum mengikuti SLCN ini agar info BMKG ini bisa menyebar lebih banyak lagi agar di antara  para nelayan bisa mencari nafkah lebih baik lagi, lebih efisien dengan biaya yang murah, dengan waktu singkat dan hasil yang baik. ”Pungkasnya.

Ditempat yang sama Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Lampung Timur Ahmad Alfian,SH mengatakan pranata acara ini adalah Sekolah Lapang Cuaca Nelayan(SLCN) dan kami mengapresiasi kepada unit-unit Maratim yang betul-betul memperhatikan pada nelayan Kabupaten Lampung Timur.

Tetapi ada koreksi sedikit dari kami selaku ketua HNSI Lampung Timur kebetulan yang jadi substansi acara inikan sekolah lapangan cuaca nelayan, jadi minimal logo kami di tampilkan juga seperti benner dari perikanan.”Pintanya.

“Masa ini tidak ada sama sekali, seakan-akan tidak terangkat sementara pranata acara ini terhadap nelayan namun simbol ikannya tidak ada. Tetapi kami sangat mengapresiasi kepada unit-unit Maratim untuk mendidik.

Lanjut Alfian, kami selaku himpunan nelayan dan anak-anak mendapatkan pendidikan dari Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) sehingga kami mengucapkan terimakasih kepada BMKG dari Provinsi.

Untuk peserta yang mengikuti pelatihan SLCN ini terdiri dari nelayan MGM, Nelayan Sriminosari, Nelayan Marga Sari, Nelayan Karya Makmur, Nelayan Karya Tani dan Nelayan Labuhan Ratu. “Jelasnya.

Hadir dalam acara tersebut, Stab Ahli Bupati, Sekertaris BMKG Provinsi Lampung Ir.Budi Sutrisna,M.,SC, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Lampung Bayu Witara, Ketua HNSI Lampung Timur, Ahmad Alfian, SH.

Serta Dinas Perhubungan Lampung Timur, Anggota DPRD Lampung Timur komisi IV H.Supriyono,S.Ag, Kepala  UPP Labuhan Maringgai Wibowo Budiarto, Forkopincam Labuhan Maringgai dan tamu undangan. (Roni)