Polres Lampung Timur Dapat Penelitian Tim STIK PTIK

1053 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.com) Polres Lampung Timur menerima kunjungan kerja tim penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian/Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK/PTIK), Selasa (05/10/2021).

Personel STIK Lemdiklat Polri dalam hal ini langsung melakukan penelitian tentang strategi pencegahan paham radikalisme terhadap anggota Polri di Lapangan.

Tim STIK/PTIK dipimpim oleh Kabagjian Minpol Bid STIK Lemdiklat Polri Kombes Pol Faisal, selaku Ketua tim dan anggota tim Kombes Pol Deden Somantri, AKBP Wati Wahyuni,  Dr. Yopik Gani dan Dr. (C) Godfrid R.T Hutapea.

Kedatangan rombongan Tim STIK/PTIK diterima langsung oleh Waka Polres Lampung Timur Kompol Heti Fatmawati dan Pejabat Utama (PJU) Polres Lampung Timur di Aula Tri Brata Polres setempat.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah Perwira, Pejabat Utama dan personil Polres Lampung Timur selaku responden penelitian tersebut.

Tim Penelitian dari STIK Lemdiklat Polri melaksanakan penelitian strategi pencegahan paham radikalisme terhadap anggota Polri di Lapangan dalam rangka pencegahan masuknya paham – paham radikalisme terhadap anggota Polri di Polres Lampung Timur.

Waka Polres Lampung Timur Kompol Heti Fatmawati, mengucapkan selamat datang kepada team penelitian dari STIK.

Terima kasih telah berkenan datang ke Polres Lampung Timur, kegiatan ini sangat menunjang untuk kemajuan Polri. “Kami sangat mendukung kegiatan penelitian ini untuk kemajuan Polri,” Ucap Kompol Heti.

Sementara Ketua tim penelitian STIK/PTIK Kombes Pol Faisal, mengatakan, bahwa kami datang ke Polres Lampung Timur dalam rangka penelitian strategi pencegahan paham radikalisme terhadap anggota Polri.

Personel Polres Lampung Timur yang terlibat dapat memberikan dukungan data dan informasi yang maksimal sehingga kami memperoleh data – data sesuai dengan yang kami butuhkan,”Pesan Kombes Faisal.

“Diharapkan personel Polres Lampung Timur dapat memberikan informasi radikalisme di Lampung Timur dan dapat berkontribusi terhadap STIK pada khususnya dan Institusi Polri pada umumnya.” Pungkasnya. (Rls/Roni)