Curah Hujan Tinggi, Jalan Penghubung Tiga Kecamatan Tertutup Longsor

107 Kali Dilihat

Sulbar (Bumi1.com) Tanah longsor akibat tingginya curah hujan kembali terjadi di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Longsor menutup akses jalan utama yang menghubungkan tiga Kecamatan yakni Kecamatan Mapilli, Kecamatan Bulo dan Kecamatan Matangnga.

Kondisi yang paling parah terjadi di Desa Pulliwa, Kecamatan Bulo terdapat sedikitnya lima titik longsor yang menutup hampir semua badan jalan.

Jawadil Baso, salah satu warga mengungkapkan longsor terjadi pada Sabtu malam (04/09), sekira pukul 21.00 wita. Sebelum longsor terjadi hujan deras mengguyur daerah ini beberapa jam.

“Mulai hujan setengah lima (16.30) kemarin. Tadi malam masyarakat bilang ada longsor, sekira jam sembilan sampai jam sepuluh. Kalau titik longsor untuk di sini ada 4 sampai 5 titik longsor,“ Kata Jawadil, pada Minggu (05/09/2021) seperti dilangsir dari Siberindo.co.

Jawadil berharap kepada Pemerintah agar mengirim alat berat untuk menyingkirkan material longsor. Ia khawatir akan terjadi longsor susulan, lantaran kondisi cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung beberapa hari kedepan.

“Saya lihat ini kalau masih hujan, masih ada tambahan longsor nantinya. Harapanya kepada Pemerintah agar segera mengambil tindakan. Karena ini termasuk akses utama menghubungkan beberapa Kecamatan.

Semalam itu antri mobil, alhamdulillah masyarakat bergotong royong sehingga bisa dilewati. Kalau hujan lagi rawan, malah semakin bertambah ini longsornya,“ Pungkasnya.

Berdasarkan pantauan wartawan, ketinggian longsor yang menutup permukaan jalan cukup bervariatif, antara dua hingga lima meter. Longsor juga memutus kabel instalasi jaringan listrik.

Material longsor yang terdiri dari tanah, batang pohon hingga bebatuan, menyebabkan penyempitan jalan karena berbatasan langsung dengan jurang. Kondisi tersebut membahayakan pengguna jalan yang melintas. (Thaya)