Kejari Kediri Bongkar PIP Fiktif Milyaran Rupiah

1013 Kali Dilihat

Jatim (Bumi1.com) Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri akhirnya menetapkan sejumlah pejabat dilingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kediri. Kasus korupsi tersebut terjadi di tahun 2019 dengan modus proyek fiktif di bidang Pelayanan Informasi Publik (PIP).

Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri satu persatu membongkar kejahatan “Berjamaah” itu dengan menetapkan dua pejabat di Dinas Kominfo Kabupaten Kediri sebagai tersangka yang diawali penetapan inisial S staf Dinas Kominfo dan KS yang saat itu menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kediri.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri Dedy Priyo mengatakan, dari hasil penyelidikan dan pengembangan penyidikan pihaknya kemudian menetapkan dua pejabat Dinas Kominfo sebagai tersangka proyek fiktif tahun 2019-2020 dengan kerugian negara mencapai 1.072.493.000 rupiah.

“Kasus dugaan tipikor ini, lalu dilaporkan ke Kejari Kabupaten Kediri pada tahun 2020. Dan pada bulan Juli 2021, kasus ini ditangani oleh Seksi Pidana Khusus (Pidsus) dan menemui perkembangan. “Kata Dedi Priyo, Kepala Kejaksaan Negeri Kediri saat merilis di Media Center, pada Senin (30/08/2021).

Dedy menambahkan, modus dari kedua tersangka yakni membuat laporan kegiatan fiktif dan selanjutnya diberikan anggaran. “Uang hasil korupsi kemudian digunakan dan dipakai untuk keperluan pribadi,” Ujar Dedi Priyo seperti dilangsir dari Siberindo.co.

Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri juga akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, untuk melakukan pencekalan tersangka K-S dan S bepergian keluar negeri.

“Kami sudah melakukan pencekalan terhadap tersangka, untuk tidak pergi keluar kota, karena proses penyelidikan masih terus berlanjut.” Terang Dedy.(Sis)