Dimasa Pandemik Covid-19 Pantai Kerangmas Berbenah Timbun Jalan

1042

Lampung (Bumi1.com) Dimasa-masa pandemi Covid-19, pengelola obyek wisata Pantai Kerangmas selalu berbenah dengan cara menimbun jalan yang berlubang menuju lokasi Pantai Kerangmas, tepatnya di Desa Muara Gadingmas Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur, Senin (23/08/2021).

Pengelola obyek wisata Pantai Kerangmas Tarmidi kepada Bumi1.com saat ditemui mengatakan penimbunan jalan berlubang yang menuju pantai itu dimulai dari hari Kamis.

“Itu kita mulai melakukan sesuai dengan tugasnya karyawan pengelola wisata Pantai Kerangmas, masing-masing ada yang nguruk jalan dan ada juga yang  bersih-bersih sampah.

Rencananya nanti kalau sudah diperbolehkan buka kembali untuk umum, obyek wisata Pantai Kerangmas pasti kita akan buka sudah bersih dan rapih, jadi enak dilihat serta dilalui untuk para pengunjung umum.”Ucap Tarmidi kepada Bumi1.com.

Yang pasti kita bersihkan dulu lokasinya, biar tidak terlihat kotor sehingga tempat objek wisata Pantai Kerangmas tidak kelihatan rusak dan tetap selalu terawat tertata lingkungannya, biarpun posisi dimasa-masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Lanjut Tarmidi, jadi kami selaku pengelola obyek wisata selalu mengajak karyawan pantai untuk melakukan berbenah penataan ulang, yang intinya kalau tidak dibersihkan dan ditata ulang lagi, ya pastinya  rusak pasilitasnya.”Jelasnya.

“Apa lagi kalau banyak sampah yang berserakan, sebab sebelum pantai dibuka kembali untuk umum memang sudah seyokyanya harus dibersihkan dulu, maka itu kita lakukan penimbunan jalan berlubang dengan pasir uruk yang menuju pantai.

Nantinya saat pantai di perbolehkan buka untuk umum maka jalan sudah gak berlubang, supaya pengunjung nyaman saat akan berkunjung liburan di Pantai Kerangmas. “Paparannya

Sementara Sumitro (56) tahun salah satu karyawan pengelola Obyek Wisata Pantai Kerangmas menjelaskan kita bersama-sama melakukan pengurukan jalan berlubang yang menuju Pantai Kerangmas.

Kita kerjakan selama lima hari untuk pengurukan jalan berlubang dan kurang lebihnya paling dua hari lagilah baru selesai kita lakukan perbaikannya. “Tuturnya. (Roni)