DPRD Kota Metro Gelar Hearing Bersama Pemkot

105

Lampung (Bumi1.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menggelar Hearing dengan Sekertaris Daerah (Sekda), Dinas Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit Ahmad Yani terkait sejumlah rumah sakit di Kota Metro kesulitan memenuhi kebutuhan oksigen untuk perawatan pasien Covid-19.

Dalam Hearing tersebut juga dihadiri olah Komisi satu dan dua DPRD setempat. Agenda Hearing itu di Pimpin langsung oleh wakil ketua satu DPRD Kota Metro Basuki, S.Pd. pada Selasa (03/08/2021).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo usai rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPRD Kota Metro mengatakan, untuk pengiriman oksigen sering kali terlambat. Kodisi tersebut yang menyebabkan rumah sakit kesulitan memenuhi kebutuhan oksigen untuk perawatan pasien Covid-19.

“Saat ini hampir setiap daerah menggunakan tabung oksigen, karena kiriman dari Jakarta dan pabrik-pabrik oksigen yang ada di Lampung mengalami keterlambatan. Dan itulah yang menyebabkan seluruh rumah sakit yang ada di Lampung termasuk Metro menjadi was-was, ”Ucapnya.

Bangkit menjelaskan, untuk pasokan oksigen di sejumlah rumah sakit di Kota Metro masih bisa terpenuhi untuk tiga hari kedepan. “ Jadi untuk kebutuhan oksigen di RSU Ahmad Yani kami sudah berupaya maksimal dan sudah antisipasi untuk tiga hari ke depan aman,” Paparnya.

“Kebutuhan tabung oksigen untuk Kota Metro saat ini mencapai 400 tabung perhari, sedangkan kiriman dari Natar 200, dari Bandarjaya 100, kemudian dari Campang 100. Semoga setiap hari kiriman bisa lancar 400 tabung sehingga bisa memenuhi kebutuhan oksigen di rumah sakit, ”Jelasnya.(Erwan)