HNSI Provinsi Lampung Tegaskan Alat Yukom Tidak Pengaruh Dipesawat

101 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.com) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Lampung, menjelaskan terkait dengan adanya alat Yukom milik nelayan Labuhan Maringgai Lampung Timur itu tidak berpengaruh pada frekwensi pesawat atau alat komunikasi pada pesawat saat melintas.

Hal itu di pertegas oleh ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Lampung pada Selasa (29/06/2021) siang dalam wawancaranya.

Pada saat di konfirmasi melalui via telpon Ketua DPD HNSI Provinsi Lampung Bayu Witara kepada Bumi1.com mengatakan terkait adanya alat komunikasi pada nelayan-nelayan diperairan Indonesia khususnya perairan Labuhan Maringgai Lampung Timur.

Sebelumnya Lampung itu tidak terjadi kendala gangguan pada radar pesawat atau signal pesawat, apalagi mengganggu frekwensinya pesawat itu menurut keterangan “Mister When. “Kata Bayu dalam penjelasannya kepada Bumi1.com.

Lanjut Bayu, sebab saya ikut hadir pada waktu itu, dan mensosialisasikan pada masyarakat untuk tidak gagal teknologi, inikan maksudnya bagaimana cara kita untuk mengikuti perkembangan teknologi karna masyarakat nelayan kita ini masih banyak nelayan tradisional.

“Jadi maksudnya mau diarahkan dengan salah satunya pakai alat yang bisa melihat posisi ikan, terus arus dan sebagainya.  Itupun sudah ada kerjasama dengan KKP,  jika itu ada bermasalah saya pikir KKP gak akan memberikan rekomlah. “Tegas Bayu.

Bayu menambahkan, “Setau saya yang didapat dari pihak yang punya alat tersebut gak ada pengaruhnya, tetapi terlepas dari itu semua stetmen saya berdasarkan atas stetmen yang dikeluarkan oleh sang pemilik alat seperti Yukom.

Jadi Yukom itu, cuma alat untuk mendeteksi ikan, mendeteksi arus dan berkomunikasi tampa adanya pengaruh terhadap frekwensi pesawat saat melintasi pada jalur yang ada alat komunikasinya. “Pungkasnya. (Roni)