Suyanto Warga Sribhawono Butuh Biaya Berobat 

101 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.com) Suyanto (68) tahun warga dusun III Desa Sribhawono Kecamatan Bandar Sribhawono Lampung Timur mengalami sakit sesak nafas hingga gak bisa jalan dan membutuhkan biaya untuk berobat kerumah sakit.

Dalam keseharianya Suyanto ini sebagai pekerja (Pemulung) mencari barang-barang bekas seperti rongsokan diseputaran wilayah Bandar Sribhawono, Srimenanti dan Mataram Baru, Kamis (24/06/2021).

“Untuk saat ini, Suyanto hanya bisa terdiam diri dirumah saja tidak bisa bekerja karena sakit sesak nafas dan badanya kurus hingga gak bisa jalan. Kalau jalan atau bangun itu harus butuh bantuan anak atau istrinya.

Suyanto yang terbaring lemas dirumah saat ditemui di kontrakannya kepada Bumi1.com mengatakan saya beberapa bulan ini tidak bisa bekerja sama sekali pak, berhubungan sakit kemarin ingin berobat namun tidak punya uang (Biaya) sama sekali akhirnya saya ngedrop di rumah sampai sekarang ini.

Pekerjaan saya keseharianya mencari barang bekas seperti rongsokan setiap harinya, pendapatan saya perharinya Rp.50.000 terkadang juga gak dapat segitu hanya Rp.35.000 dan saya memiliki dua anak. Kalau anak pertama saya berusia 21 tahun dah bisa bantu kerja untuk cari barang bekas.

Lanjutnya, berhubung saya ini tidak bisa bekerja dan cari duit, jadi anak sama istri saya yang menggantikan pekerjaan saya untuk bisa bantu-bantu cari barang bekas dan dijual untuk kebutuhan hidup biaya sehari-hari keluarga saya. Itupun hanya cukup buat makan saja. “Kata Suyanto dengan nada sedih.

Saya berharap pada Pemerintah tolong bantu saya untuk biaya berobat gratis agar bisa sembuh kembali dan bisa beraktivitas mencari barang-barang bekas seperti rongsokan untuk mencukupi kebutuhan keluarga saya, dada saya rasanya sakit kalau untuk bernafas dan susah rasanya bernafas.

Selama sakit saya sudah berobat dengan pak mantri Wanto, karena duit saya itu cuma pas-pasan. Sakit nafas saya ini sudah lama tapi beberapa bulan ini yang susah nafas bener sampai ngedrop dirumah aja. “Paparnya.(Roni)