Pelaku Begal Meresahkan Warga Candipuro Lamsel Tewas

102 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.com) Tim gabungan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Selatan dan  Polres Lampung Timur, berhasil menangkap pelaku berinisial A warga Desa Negara Saka Kecamatan Jabung Lamtim, Rabu (26/05/2021).

Pelaku tewas ini,  setelah mengalami luka tembak akibat melawan saat akan ditangkap oleh petugas kepolisian gabungan Polda Lampung bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Selatan dan  Polres Lampung Timur.

Wadir Reskrimum Polda Lampung, AKBP Ardian Indra Nurita saat melakukan konferensi pers di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, pada Selasa (25/05), menjelaskan pelaku inisial  A ini merupakan gembong C3 yang telah 22 kali melakukan aksi kejahatan dan 14 diantaranya di Candipuro Lampung Selatan.

“Pelaku inisial A ini telah melancarkan aksi C3 di 28 TKP, dengan rincian 12 di Lampung timur, 2 di Kota Bandar Lampung dan untuk 14 TKP di Lampung Selatan, dilancarkan pelaku A kesemuanya di Kecamatan Candipuro,” Jelas Ardian.

AKBP Ardian menuturkan, pelaku inisial A saat akan ditangkap dikediamannya sudah meninggalkan rumah kemudian petugas yang mengetahui A bakal kembali ke Desanya lalu melakukan pencegatan dijalan menuju Desa anegara Saka dan tepat pukul 5:30 A terlihat melintas.

Namun saat akan ditangkap, A berupaya melawan petugas dengan menggunakan senjata api rakitan sehingga dilakukan upaya tegas terukur sesuai SOP.

“Anggota langsung melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku A, karena mengalami luka tembak, kemudian pelaku A langsung kami bawa ke Puskemas Bandar Sribhawono untuk mendapatkan pertolongan medis, namun sesampainya di Puskesmas dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis, lalu kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,” Ujar AKBP Ardian.

Ardian menambahkan, selain melumpuhkan A, polisi juga mengamankan dua orang rekannya yang turut bersama saat dilakukan penangkapan.

” Atas penangkapan tersebut didapati barang bukti senjata api rakitan jenis revolver berikut amunisi, kunci leter T dan narkoba jenis sabu yang dibungkus uang kertas dua ribu rupiah. “Jelasnya.(Magelhen)