Pelaku Penusukan Warga Sukoharjo Diringkus Polisi

104 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.com) Unit Reskim Polsek Sukoharjo diback up dengan team Tekab 308 Sat Reskrim Polres Pringsewu berhasil meringkus seorang pelaku tindak pidana penganiayaan berinisial MF (45) tahun.

Pelakunya itu warga Pekon Sinar Baru Kecamatan Sukoharjo Pringsewu yang berprofesi sebagai buruh harian. Pelaku pada saat dibekuk polisi sedang berada rumahnya, pada Jum,at (21/05) dini hari.

Kapolsek Sukoharjo Iptu Timur Irawan, SH. MH mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, SIK mengataka pelaku ditangkap atas dugaan melakukan penganiayaan dengan menggunakan sebilah pisau terhadap korban Agus Sugiyanto (27) tahun warga Pekon Sinar Baru Kecamatan Sukoharjo pada 20 April 2021 yang lalu.

“Berawal dari korban memblokir nomor HP pelaku kemudian pelaku tidak terima dan mendatangi korban dirumahnya lalu melakukan penganiayaan dengan cara menusuk menggunakan sebilah pisau dan mengenai bahu sebelah kiri korban.”Kata Kapolsek Sukoharjo Iptu Timur Irawan, pada Sabtu (22/05/2021).

Kapolsek menjelaskan, akibat peristiwa penganiayaan tersebut korban mengalami luka robek di bahu sebelah kiri dan sempat menjalani pengobatan di Puskesmas Sukoharjo.

Sedangkan pelakunya sesaat setelah melakukan penganiayaan langsung melarikan diri dan menetap secara berpindah pindah guna menghindari kejaran petugas.

“Setelah petugas melakukan serangkaian upaya penyelidikan kemudian menerima informasi bahwa pelaku sedang pulang berada dirumahnya, lalu petugas langsung melakukan penangkapan.”Ungkap Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, pada saat dilakukan upaya paksa penangkapan, pelaku tidak melakukan upaya perlawan dan mengakui perbuatanya, dalam proses penggeledahan petugas juga berhasil mengamankan barang bukti senjata tajam yang dipergunakan saat melakukan penganiayaan.”Jelasnya.

Untuk saat ini pelaku berikut barang bukti sebilah pisau telah kami amankan di Mapolsek Sukoharjo guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan penjara.” Tegas Kapolsek.(Elnova)