RS. AKA Medika Sribhawono Bagi-Bagi Sedekah Buka Puasa

104 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.com) Bulan Ramadhan sudah selayaknya kita isi dengan berbagai amal ibadah dan kegiatan positif yang bermanfaat untuk orang banyak. Apalagi, menjalankan amal kebaikan pada bulan mulia ini akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

Ini semua sebagai wujud nyata dari semangat Ramadhan ini, karyawan dan manajemen Rumah Sakit (RS) AKA Medika Sribhawono membagikan paket takjil dan makanan berbuka puasa kepada keluarga atau penunggu pasien yang sedang dirawat di rumah sakit pada saat menjelang berbuka puasa.

Kegiatan ini sangat membantu sekali bagi para keluarga atau penunggu pasien yang harus berpuasa di saat mendampingi keluarganya yang sedang tertimpa sakit.

Mulyono (39) tahun menjelaskan “Saya di RS. AKA Medika sudah 2 hari, istri saya dirawat karena sakit infeksi usus. Alhamdulillah sekarang istri saya sudah sehat, dan perawatannya sangat bagus.

Lanjutnya, pas saya disini, waktu mau buka puasa dibagikan takjil dan makanan dari pihak rumah sakit. Saya sangat berterimakasih sekali, karena tidak perlu keluar meninggalkan istri saya untuk mencari makanan berbuka puasa.”Ucapnya.

Sementara Irma Silviyani selaku Kepala Bagian Umum RS. AKA Medika Sribhawono saat ditemui Bumi1.com mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin rumah sakit setiap bulan Ramadhan.

“Pembagian sedekah takjil dan makanan berbuka puasa kepada keluarga dan penunggu pasien adalah kegiatan rutin RS. AKA Medika Sribhawono di setiap Bulan Ramadhan, agar mereka tidak perlu repot-repot mencari makanan untuk berbuka puasa diluar rumah sakit.

Diluar bulan Ramadhan, RS. AKA Medika juga mengadakan kegiatan pembagian nasi bungkus Jum’at Mubarok pada hari Jum’at di setiap minggunya.” Jelasnya.

“Sedekah takjil dan makanan berbuka puasa diperoleh dari sumbangan para karyawan dan donasi dari para dokter di RS. AKA Medika, banyak juga warga sekitar RS. AKA Medika Sribhawono yang turut menyalurkan sedekahnya untuk dibagikan kepada para penunggu pasien yang sedang dirawat di rumah sakit.”Tutupnya. (Roni)