Nurhalim Pasien Tidak Mampu Dapat Pengobatan Gratis Dari Dompet Dhuafa

1011 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.com) Rumah Sakit (RS) AKA Medika Sribhawono memberikan pengobataan gratis melalui program penerima manfaat pasien Dhuafa kepada Nurhalim (20) tahun warga Belitang yang hidup sebatang kara dan tinggal di Pondok Pesantren Assalafiyah Desa Karyatani Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur.

Nurhalim saat ini terbaring lemas di Rumah Sakit (RS). AKA Medika Sribhawono dan terlihat membutuhkan uluran tangan dari para orang dermawan untuk biaya berobatnya dirumah sakit, Jum’at (23/04/2021).

Humas RS. AKA Medika Sribhawono Rahmat, mewakili Direktur dr. Idham Hamid mengatakan pasien datang ke rumah sakit pada hari Senin (19/04) sekitar pukul 21.00 WIB dengan diantarkan warga. Setelah sampai di rumah sakit, langsung diberikan penanganan oleh tenaga medis di IGD.

Pada Senin malam sekitar pukul 9, saya mendapat informasi dari unit IGD RS. AKA Medika, bahwasannya ada warga tidak mampu yang membutuhkan bantuan karena warga yang mengantarkan pasien tersebut mengeluhkan biaya jika pasien harus di rawat inap di rumah sakit karena tidak mempunyai BPJS.”Jelasnya.

Lanjut Rahmat, saya langsung mengarahkan untuk mendaftarkan pasien ke layanan Dompet Dhuafa. Kebetulan di RS. AKA Medika Sribhawono memang fokus terhadap kesehatan masyarakat khususnya kaum Dhuafa yang membutuhkan pertolongan medis.

Dijelaskanya, jadi RS. AKA Medika adalah rumah sakit ramah Dhuafa, jadi jangan ragu jika ada masyarakat yang tidak mampu dan tidak mempunyai jaminan kesehatan atau BPJS, untuk dapat dibawa ke RS. AKA Medika serta akan diberikan pengobataan gratis melalui program penerima manfaat pasien Dhuafa.”Tutupnya.

Sementara Ahmad Nurhasan (18) tahun yang mendampingi pasien selama dirawat RS. AKA Medika Sribhawono kepada Bumi1.com mengatakan Nurhalim yang sakit ini sahabat dekat saya di Pondok Pesantren Assalafiyah, makanya saya mendampinginya di rumah sakit disini. Kalau penyakitnya seperti penyakit kuning, tetapi masih diuji laboratorium jadi belum tau hasilnya penyakit apa.

“Tetapi itu bukan penyakit bawaan, karena sewaktu di pondok pesantren selama enam tahun itu tidak pernah ada gejala penyakit apa-apa, cuma paling sakit-sakit biasa saja kita obatin ke bidan atau klinik sudah sembuh.

Lanjutnya, alhamdulillah kalau untuk sekarang selama dirawat di RS. AKA Medika Sribhawono ini kondisinya sudah membaik, badannya juga sudah kelihatan fit, yang tadinya badannya itu semua bengkak dari kaki ,tangan dan perut terus sekarang sudah mulai membaiklah.”Kata Ahmad dalam keterangannya kepada Bumi1.com.

Untuk pertamanya itu kita bawa ke Rumah Sakit AKA karena dibawa ke klinik terdekat itu sudah tidak mampu maka kita bawalah ke rumah sakit sini, dengan harapan semoga setelah di rawat di RS. AKA Medika cepat sembuh dan alhamdulillah sudah ada perubahan semakin membaik.

Menurut keterangan pasien, yang dikeluhkan itu di pernafasan agak susah dan kalau mau diajak bicara susah bicaranya. Saya selaku sahabat dekat pasien berharap uluran tangan kepada para darmawan dan kepada Pemerintah supaya bisa meringankan beban pasien yang tinggal di Pondok Pesantren Assalafiyah dikarenakan pasien ini hidupnya seperti orang yang sebatang kara ibunya sudah tidak ada ayahnya pun sudah gak ngurusin.”Jelasnya.

Ahmad menambahkan, kalau untuk biaya di Rumah Sakit AKA alhamdulilah dari pihak rumah sakit sendiri membebaskan biaya pengobatan selama dirawat di Rumah Sakit AKA melaui program Dompet Dhuafa.

Dan alhamdulilah Dompet Dhuafa menerima dan mengerti tentang keadaan pasien, jadi kami selaku sahabat dekat pasien mengucapkan terimakasih kepada RS. AKA Medika Sribhawono dan kepada Dompet Dhuafa karena sudah membantu kepada pasien yang tidak mampu ini. ” Pungkasnya (Roni)