Nurhalim Terbaring Lemas Dirumah Sakit Butuhkan Uluran Tangan

1013

Lampung (Bumi1.com) Nurhalim (20) tahun warga Belitang yang hidupnya sebatang kara dan tinggal di Pondok Pesantren Salafiyah Desa Karyatani Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur.

Untuk saat ini terbaring lemas di Rumah Sakit (RS) AKA Medika Sribhawono dan membutuhkan ulur tangan dari orang dermawan untuk biaya berobatnya dirumah sakit, Kamis (22/04/2021).

Ahmad Nurhasan (18) tahun yang mendampingi pasien selama dirawat di RS AKA Medika Sribhawono kepada Bumi1.com mengatakan Nurhalim yang sakit ini sahabat dekat saya di Pondok Pesantren Salafi’ah, makanya saya mendampinginya di rumah sakit disini. Kalau penyakitnya seperti penyakit kuning, tetapi masih diuji Lef jadi belum tau hasilnya penyakit apa.

“Tetapi itu bukan penyakit bawaan, karena sewaktu di pondok di tempat tinggalnya selama enam tahun itu tidak pernah seperti ada gejala penyakit apa-apa, cuma paling sakit-sakit biasa saja, kita obatin ke bidan atau klinik sudah sembuh.

Lanjutnya, alhamdulillah kalau untuk sekarang selama di rawat di RS AKA Medika Sribhawono ini kondisinya agak membaik, badannya juga sudah kelihatan mendekati agak fit, yang tadinya badannya itu semua bengkak dari kaki ,tangan dan perut terus sekarang sudah mulai membaiklah.”Kata Ahmad dalam keterangannya kepada Bumi1.com.

Untuk pertamanya itu kita bawa ke rumah sakit AKA karena dibawa ke klinik terdekat itu sudah tidak mampu maka kita bawalah ke rumah sakit disini, dengan harapan semoga setelah di rawat di RS. AKA Medika cepat sembuh dan sudah ada perubahan tambah membaik.”Jelasnya.

Menurut keterangan pasien yang dikeluhkan itu di pernafasan agak susah dan kalau mau diajak bicara susah bicaranya. Saya selaku sahabat dekat pasien berharap uluran tangan kepada para orang dermawan dan kepada Pmerintah supaya bisa meringankan beban pasien yang tinggal di Pondok Pesantren Salafi’ah dikarena pasien ini hidupnya seperti orang yang sebatang kara ibunya sudah tidak ada ayahnya pun sudah gak ngurusin. “Jelasnya.

Ahmad menambahkan, kalau untuk biaya dirumah sakit disini alhamdulilah dari pihak rumah sakit sendiri mengajurkan untuk ikut program Dompet Dhuafa. Dan alhamdulilah Dompet Dhuafa menerima tentang keadaan pasien dan mengerti jadi kami selaku sahabat dekat pasien mengucapkan terimakasih kepada RS. Aka Medika Sribhawono dan kepada Dompet Dhuafa karena sudah membantu kepada pasien yang tidak mampu ini. ” Pungkasnya (Roni)