Pelajar Kelas 1 SD Tewas Bermain Meriam Bambu

105 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.com) Sangat tragis nasip pelajar di Kabupaten Tanggamus Lampung, akibat bermain meriam bambu Aditya Mahendra bocah (7) tahun yang masih bersetatus pelajar ini meninggal dunia karena mengalami luka bakar serius hampir di sekujur badan, Rabu (21/04/2021).

Pelajar kelas satu SD ini warga Pekon Soponyono Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus, ia meninggal dunia setelah sempat dua hari dirawat akibat luka bakar yang dialaminya, pada Senin (19/04).

Menurut keterangan pihak Kepolisian korban saat itu bermain meriam bambu bersama teman -temanyanya, tiba- tiba meriam bambu yang dinyalakan meledak dan minyak tanah yang digunakan mengenai tubuh korban lalu terbakar.

Peristiwa terbakarnya korban terjadi pada Minggu (18/04) sekitar pukul 10.00 Wib di dusun Batuan Pekon Sukajaya Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus saat korban bermain meriam bambu.

“Untuk luka bakar yang diderita korban, pada bagian kaki dan tangan serta dada dan bagian wajah korban atau hampir seluruh bagian tubuh korban kecuali bagian punggung korban,” Kata Kapolsek Semaka Iptu Pambudi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetyo.

Korban sebelumnya sempat dibawa ke rumah sakit Panti Secanti Gisting untuk mendapatkan perawatan namun setelah diberi obat, korban kembali dibawa pulang ke rumah orang tua angkatnya.

“Pada hari Senin (19/04) sekitar pukul 22.30 Wib, korban Aditya Mahendra meninggal dunia dirumah kediaman orang tua angkatnya akibat luka bakar yang dideritanya tersebut,” Jelas Kapolsek.

Berdasarkan keterangan orang tua angkatnya, bahwa orang tua kandung Aditya Mahendra merupakan warga Desa Pagar Dewa Kabupaten Tulang Bawang.”Pungkasnya.(Magelhen)