Penyelundupan Ular Viver Melalui Bus Berhasil Diungkap

103 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.com) Pejabat Karantina Pertanian Lampung Wilayah Kerja Bakauheni kembali menahan satwa liar jenis hewan melata Famili Viperidae, kerana tak dilengkapi dengan sertifikat kesehatan, Selasa (30/03/2021).

Ular jenis Viper itu berasal dari Padang Panjang, Sumatra Barat, yang dibawa menggunakan Bus antar Provinsi yang akan menuju ke Jakarta Barat dengan jumlah 11 ekor.

Jenis Ular tersebut dimasukkan ke dalam botol minuman dan dibungkus dengan menggunakan kardus yang dikemas menyerupai paket dan bertuliskan aksesoris.

Penemuan paket yang berisikan satwa liar ini ketika Pejabat Karantina bersama Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni melakukan operasi rutin bersama di Area Pelabuhan.

“Saat melakukan pemeriksaan terhadap salah satu Bus, kami mencurigai sebuah paket berupa kardus. Setelah dibuka ternyata isinya ular, dan ini termasuk jenis ular berbisa,” Kata Isaias, Pejabat Karantina Pertanian Lampung pada Senin (29/03).

“Karena satwa tersebut tidak dilengkapi dengan sertifikat kesehatan dan juga tidak dilaporkan ke Pejabat Karantina di tempat pengeluaran, maka belasan ekor ular tersebut kita amankan serta proses selanjutnya akan segera diserahterimakan ke BKSDA,”Papar Isaias.

Sementara Kepala Karantina Pertanian Lampung, Muh.Jumadh mengatakan bahwa atas kelalaian dan kesengajaan yang dilakukan, pelaku dapat dikenakan sangki hukum karena telah melanggar UU No. 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.”Jelasnya. (Rls/Magel Hen)