Penganiayan Aktifis Tidak Direspon Itu Tidak Benar Kata AKP Pandu Winata

103 Kali Dilihat

Sumut (Bumi1.com) Terkait penganiayaan aktifis, Fakhrurozi yang dianiaya orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Serdang Bedagai, sampai saat ini tidak ada respon dari pihak Polres Sergai.Sehingga aktifis tersebut meminta perlindungan Polda Sumatera Utara. Atas merasa terancam keselamatannya, sehingga dirinya nekat melarikan diri dari Rumah Sakit dan meminta perlindungan ke Polda Sumut.

Menanggapi hal ini, Kasat Reskrim Polres Sergai Pandu Winata kepada wartawan di ruang kerjanya, pada Sabtu (06/02/2021) sore mengatakan membantah pernyataan Fakhrurozi di beberapa awak media, terkait bahwa sampai saat ini tidak ada respon dari pihak Polres Sergai.

”Pandu Winata langsung klarifikasi bahwa pernyataan pelapor tersebut itu tidak benar, bahwa tuntutan perkara tersebut pelapor sudah membuat laporan polisi Nomor: LP/74/11/2021/SU/Tes Sergai tertanggal 04 Februari 2021. Pada hari Kamis (04/02), sekira pukul 00:30 WIB dini hari, selanjutnya ditindaklanjuti, kemudian diantar visum sama penyidik piket.

Menurut Pandu, untuk saat ini kita lagi menunggu hasil visumnya. Pada Jumat (05/02) siang pelapor ditelepon penyidik, namun tidak diangkat oleh pelapor. Sehingga mungkin agak sedikit terhambat, untuk dilakukan penambahan pemeriksaan terhadap korban oleh penyidik,” Ungkap AKP Pandu Winata seperti dilangsir dari grup Siberindo.co.

Sementara terkait adanya beberapa vedio terhadap para ketua OKP terkait adanya Penganiayaan terhadap pelapor tersebut, sebagai wujud respon kita, kita undang seluruh ketua OKP untuk menyampaikan aspirasi mereka. Saat itu, juga kita sudah menjelaskan dihadapan para ketua OKP, bahwa soal perkara tersebut ada mekanisme.

Selain itu kita juga meminta kepada para ketua OKP untuk menyampaikan kepada pelapor untuk memberikan bantuan pemahaman kepada pelapor supaya kooperatif jika dilakukan pemanggilan. “Jangan merasa takut dan merasa tak yakin, jika dilakukan pemangilan tim penyidik harus datang,” Ucap Pandu saat diskusi dengan para OKP.

Tadi sore ini pelapor datang ke Polres Sergai didampingi rekannya, selanjutnya sore ini juga pelapor dan tim Satreskrim Polres Sergai sudah turun cek TKP dipimpin langsung Kanit Resum Iptu Made. Jadi menurut kami tidak tepat kalau tidak direspon oleh Polres Sergai,”Katanya.

Pandu Winata menegaskan,bahwa semua pelapor itu mempunyai kedudukan yang sama dalam pelayanan, jadi kita tidak membeda-bedakan baik itu aktifis, orang kaya, orang miskin, tidak ada membeda-bedakan, semua mendapat perlakuan dan pelayanan yang sama. Dan semua ada mekanismenya,”Pungkasnya.(Anwar).