Hasil Tangkapan Nelayan Bagan Kuala Penet Meningkat

1063

Lampung (Bumi1.com) Hasil tangkapan nelayan tradisional yang menggunakan bagan tancap di bulan Februari 2021 pendapatanya meningkat tidak seperti biasa-biasanya, hal itu dikatakan ketua Aliasi nelayan Kuala Penet Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur, Sabtu (06/02/2021).

Pantauan Bumi1.com dilokasi perairan Kuala Penet memang di bulan ini para nelayan bagan untuk hasil tangkapannya cukup lumayan banyak seperti Ikan teri, Ikan selar, Ikan berang dan Cumi-cumi yang didapat nelayan bagan.

Ketua Aliansi Nelayan Kuala Penet Maktang saat ditemui dikediamanya kepada Bumi1.com mengatakan untuk nelayan tradisional seperti bagan tancap sekarang ini pendapatan hasil tangkapan ikanya cukup lumayan meningkat bisa 3 sampai 4 rombong dalam satu orangnya, min-minya 1 sampai 2 rombong.

Lanjutnya, untuk ikan yang didapat pada umumnya seperti ikan Berang, Cumi, Ikan Selar dan Teri. “Intinya ikan macam -macam yang didapat dari nelayan bagan itu. “Kata Maktang ketua Aliansi Nelayan setempat dalam keteranganya kepada Bumi1.com.

“Jumlah nelayan tradisional seperti bagan di Kuala Penet ini kurang lebihnya sekitar 1000 bagan saat musim bagan tiba seperti sekarang ini. Dan musim bagan biasanya 6 sampai 7 bulan. “Jelasnya.

Maktang ketua nelayan tradisional yang tergabung di Aliansi Nelayan Kuala Penet seperti nelayan kecil mewakili anggotanya berharap kepada Pemerintah khususnya Dinas Perikanan terkait alat tangkap untuk nelayan kecil seperti Jaring dan Jenset untuk bagan seperti sekarang ini saat musim bagan tiba.”Harapnya.

Ikan hasil tangkapan para nelayan tradisional seperti bagan biasanya langsung dijual kepada pembeli dan ada juga yang diolah sendiri seperti direbus bagi orang yang mampu untuk merebusnya. Artinya dijadikan ikan rebus. “Paparnya. (Erwan/red)