RDKK Gapoktan Karang Rahayu Bertambah, Pupuk Tercukupi 

104 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.com) Para petani padi di Desa Karang Anyar Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur yang tergabung di Gabungan Kelompok Tapi (Gapoktan) Karang Rahayu saat musim tanam tiba tahun 2021 sekarang ini untuk pupuknya insya allah tercukupi, hal itu dikatakan ketua Gapoktan setempat, Senin (01/02/2021).

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karang Rahayu Catur Wibowo kepada Bumi1.com mengatakan untuk musim tanam padi tahun 2021 sekarang ini kita ada perubahan di RDKKnya, untuk tahun 2020 itu hanya sekitar 600 sekian sekarang menjadi 900 lebih, jadi ada penambahan untuk petani yang tergabung di Gapoktan Karang Rahayu.

Untuk realisasi pupuknya kita nunggu dari Dinas Kabupaten, artinya kalau sudah disetujui dari Kabupaten insya allah pupuk akan tercukupi semuanya walaupun masih ada kekurangan sedikit -sedikit itu pasti terjadi.

“Kalau untuk pengiriman pupuk itu sesuai RDKK, jadi mana RDKK yang sudah masuk dan disesuaikan dengan itu, selanjutnya kebutuhan lahan itu masih banyak berkurang karena petani masih banyak yang belum masuk kelompok.

Lanjut Bowo, untuk jumlah luasan sawah di Desa Karang Anyar yang sudah masuk di Gapoktan terutama dari tahun 2020 itu masuk sekitar 770 hektar sekarang berhubung petani mulai masuk kelompok otomatis RDKKnya akan masuk luasnya juga bertambah jadi sekarang 956 hektar.

“Jadi kalau sekarang pupuk datang sesuai dengan permintaan dari pengecer apakah musim tanam atau musim panen jadi setiap bulannya harus ada penebusan. “Kata Bowo dalam keteranganya kepada Bumi1.com pada Minggu (31/01) pagi.

Untuk sistemnya kalau pupuk sudah datang nantinya diecerkan ke kelompok-kelompok petani yang sudah dapat jatah bergilirnya, biaya harga het Orea di pengecer Rp 120 ribu persaknya kalau NPK/Phoska saya kurang paham berapa kenaikanya di tahun 2021 sekarang ini. “Ucapnya.

Sementara Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karang Rahayu saat ditanyak berapa ton pupuk dalam satu pengiriman saat musim tanam tiba di Desa Karang Anyar, Bowo menjawab saya kurang paham.

Bowo berharap kapada Pemerintah kususnya Dinas Pertanian sesuai usulan para petani untuk menunjang kemajuan di Desa Karang Anyar seperti bajak besar atau Traktor itu sangat lebih efisien di petani sini karena semua petani disini bisa menggunakan sesuai apa yang diharapkan para petani.

Menurutnya, kalau Kombine/Kombet kelompok kami sudah ada di dusun 01 itu juga pemberian dari Pemerintah dari Upja pada tahun 2018 dan sekarang masih beroprasi saat panen tiba. “Pungkasnya. (Erwan/red)