Nakhoda Dan Abk KM. Fajar Panca Selamat Dari Kecelakaan Laut 

102 Kali Dilihat

Sulsel (Bumi1.com) Kapal kayu asal Pulau Kalao Toa Kecamatan Pasilambena Kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi-Selatan, dikabarkan mengalami kecelakaan laut dalam perjalanan pelayaran dari Pelabuhan Kawau menuju daratan Kota Benteng, Selayar.

Kapospol Pasilambena, Ipda Jajang S kepada wartawan mengatakan kapal meninggalkan Pelabuhan Kawau sekitar pukul 15.00 Wita, pada Jum’at, (25/12) sore dan secara kebetulan, bertepatan dengan perayaan Natal.

Kapal yang dinakhodai Amiruddin tersebut akan berlayar menuju Kota Benteng dan mengangkut hasil bumi berupa kopra, jambu mente itu bersama ratusan biji tabung gas kosong berukuran 3 kg.

“Namun naas, karena saat melintas di perantaraan Pulau Bonerate dan perairan Taka Bassi Desa Pasitallu kapal mendadak kehilangan keseimbangan yang mengakibatkan kapal menjadi miring.”Katanya.

Padahal, nakhoda kapal mengaku cuaca hari itu cenderung lebih bersahabat dan tak bergelombang. Bahkan muatan kapalpun sudah dikurangi artinya lebih sedikit jika dibandingkan hari-hari biasanya. Kapal hanya bermuatan kurang lebih 30 ton, “Ugkap Ipda Jajan menirukan keterangan nakhoda kapal.

Sementara Serka Amiruddin yang dihubungi secara terpisah oleh wartawan pada Selasa, (29/12/2020) siang, membenarkan perihal kejadian laka laut yang menimpa KM. Fajar Panca. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.00 wita, pada Jum’at, (25/12) malam lalu, saat melintas di perairan Taka Bassi, Desa Pasitallu.

Beruntung, karena nakhoda bersama empat orang Abknya, bisa terselamatkan dari maut, setelah dievakuasi oleh KM. Cipta Madinah, salah satu armada kapal kayu asal Pulau Bonerate, Kecamatan Pasimarannu yang dinakhodai, Midun.”Katanya.

Nakhoda dan Abk berhasil dievakuasi pada pukul 19.00 wita, Sabtu, (26/12) malam kemarin dan langsung diantar menuju daratan ibukota Benteng, via Dermaga Rauf Rahman.

Kelimanya, tiba di Dermaga Rauf Rahman Benteng sekitar pukul 09.00 wita, pada Minggu, (27/12) pagi, dan langsung diarahkan menuju rumah kediaman pribadi, Camat Pasilambena, Patta Bau, S.Sos.

Inilah nama nakhoda dan anak buah kapal (Abk) yang selamat dari tragedi tenggelamnya KM. Fajar Panca. Amiruddin (Nakhoda) warga dusun Buranga, Desa Garaupa Raya, Jamal (21 thn) warga dusun
Buranga, Desa Garaupa Raya, Irfan (21 thn) warga dusun Buranga, Desa Garaupa Raya, Darman (16 thn) warga dusun Buranga, Desa Garaupa Raya dan Vikram (16 thn) warga dusun Buranga, Desa Garaupa Raya.(Fadly)