Mahasiswa STAI Darussalam Wayjepara Jajakan Siomay Kinji Dan Es Cendol

105 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.com) Makanan Siomay Kinji dan Es Cendol Kamu telah hadir di Sribhawono, makanan ini buatan Rifki dan Panji keduanya warga dusun 03 Desa Bandar Agung Kecamatan Bandar Sribhawono Lampung Timur yang saat ini masih kuliah di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darussalam Way Jepara semester VII tetapi sudah bisa berinovasi dengan cara berjualan.

Kedua pemuda ini sudah bisa menjajakan makanan Siomay Kinji dan Es Cendol Kamu hasil olahanya yang mangkal dijalan raya Ir. Sutami KM 59 Sribhawono Panjang arah RS Aka Medika tepatnya di Desa Sribhawono Kecamatan Bandar Sribhawono Kabupaten Lampung Timur, Selasa (22/12/2020).

Muhamad Rifki Gunawan pedagang makanan Siomay Kinji saat dijumpai Bumi1.com mengatakan, keinginan saya berjualan Siomay Kinji ini karna ingin memiliki penghasilan sendiri dan tidak mau ketergantungan serta merepotkan orang tua saya. Maka dari itu saya dan teman saya memiliki ide untuk berjualan Siomay Kinji.

Lanjut Rifki, dagangan ini saya berinama Siomay Kinji karena saya saat berjualan berangkatnya selalu berdua, maka dari itu saya ambil dari bacaan satu huruf diantara nama saya berdua yaitu Rifki dan Panji (Kinji). Selain berjualan Siomay Kinji kita juga berjualan Es yang kita berinama Es Cendol Kamu siapa tau para pembeli yang mau beli Siomay Kinji bisa juga berniat membeli Es Cendol kami, “Kata Rifki dalam keteranganya kepada Bumi1.com.

“Kalau untuk harga Siomay Kinji kami jual perposi dengan harga Rp.10.000 dan Es Cendol Kamu, saya beri harga pergelasnya Rp.5000. Menurut saya itu harga jual yang cukup relatif murah. Siomay Kinji dan Es Cendol Kamu ini murni hasil olahan tangan saya berdua, saya mulai berjualan dari pukul 10.00 Wib hingga 17.00 Wib.

Menurutnya, berjualan Siomay ini cocok untuk kami berdua karna dilihat dari menu yang kami jajak inipun sangatlah pas buat dihidangkan kapan saja dan dalam situasi apapun, sehingga biarpun hasilnya tidak seberapa besar namun usaha kami ini sangat-sangatlah menjanjikan buat saya berdua kedepannya.”Jelasnya.

“Kalau untuk penghasilan yang kami peroleh disetiap harinya tidak menentu kadang kalau ramai hasil yang saya dapatkan bisa mencapai  Rp.100.000 perharinya itu sudah bersih jika pas sepi tidak ada pembeli hasil yang saya peroleh cuma Rp.50.000 saja apalagi kemarin pas beberapa hari ini hujan terus-menerus kami hanya memperoleh hasil  Rp.30.000 jadi cuma balik modal saja. “Ungkapnya.

Saya berpesan kepada kawan-kawan ayo gak usah malu-malu jika kita ingin berkarya dan berusaha dengan kita usaha apapun juga yang penting halal, jangan pernah punya rasa gengsi karna saya aja saat ini masih kuliahpun tidak punya rasa gengsi untuk berusaha dangan berjualan dipinggir jalan raya seperti ini dan saya masih kuliah di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darussalam Way Jepara semester VII. “Tutupnya. (Roni)