Polres Indramayu Berhasil Ringkus 9 Pelaku Curanmor

1010 Kali Dilihat

Jabar (Bumi1.com) Polres Indramayu melalui Satuan Reserse kriminal ( Satreskrim), kembali berhasil mengungkap kasus curanmor selama Ops jajaran Lodaya 2020, yang dimulai sejak tangal 22 Februari sampai 2 Maret.

Dalam kurun waktu 10 hari Ops jajaran Lodaya tersebut, Satresrkrim Polres Indramayu berhasil meringkus 9 pelaku jaringan curanmor diantaranya 5 tersangka utama, 2 diantaranya residivis dan 4 pelaku lainnya sebagai penadah.

Hal itu dikatakan oleh Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto, didampingi Kasat Reskrim AKP Hamza Badaru dan Ksubid Humas IPDA Sukendi dalam konfrensi Pers yang diselenggarakan di halaman Markas Komando Polres Indramayu, Selasa (03/03/2020).

Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto menjelaskan para pelaku utama ini, beraksi dengan cara mencongkel pintu rumah kemudian mengambil motor dengan merusak kunci kontak.

Mudus pelaku ini, nekad masuk kedalam rumah orang lain dengan cara mencungkil jendela kemudian mengambil barang berupa sepeda motor dengan cara merusak kunci kontak lalu barang hasil curian tersebut dijual kepada para penadah.” Ujarnya.

Selanjutnya barang bukti (BB) yang berhasil diamankan Polisi dari para tersangka berupa 10 unit motor, yang terungkap dari 8 laporan yang diterima Reskrim. ”Sedangkan untuk tempat kejadian perkara yang terungkap ini, didominasi diwilayah Kota Indramayu.

Dari info yang diterima, ke sembilan tersangka semuanya warga Indramayu, diantaranya inisial CRM (35) tahun warga Indramayu, AGN (36) tahun warga Indramayu, TYB (38) tahun warga Indramayu, KSM (35) tahun warga Indramayu dan HLM (25) tahun warga Indramayu.

Sedangkan untuk 4 pelaku sebagai penadah diantaranya inisial RWD (40) tahun warga Indramayu, KDR (42) tahun warga Indramayu, MKB (48) tahun warga Indramayu dan SFL alias BY (22) tahun Warga Indramayu.

Atas perbuataannya para tersangka utama ini, dikenakan pasal 363 ayat (2) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 Tahun dan bagi pelaku penadah dikenakan pasal 480 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun.”Tegasnya. (Rls)