Bupati Oku Hadiri Rapat Kerja Percepatan Pengelolaan Dana Desa

100 Kali Dilihat

Sumsel (Bumi1.com) Bupati Ogan Komering Ulu (Oku) Drs. H. Kuryana Azis menghadiri acara rapat kerja percepatan penyaluran dan pengelolaan Dana Desa tahun 2020 bertempat di Gedung Dining Hall, Komplek Jakabaring Sport City ( JSC ) Provinsi Sumsel, Jum’at (28/02/2020).

Dalam kegiatan itu mengambil tema percepatan penyaluran dan pemanfaatan Dana Desa (DD) dalam rangka menopang ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan Pemerintah Daerah dalam percepatan penyaluran dan pengelolaan Dana Desa guna menciptakan penguatan ketahanan ekonomi dan pembangunan sumber daya manusia yang ada di Indonesia.

Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kementrian Dalam Negeri RI Dr. Nata Dirawan SH., M. Si mengatakan rapat kerja percepatan penyaluran dan pengelolaan Dana Desa tahun 2020 di Provinsi Sumatera Selatan, menyikapi perekonomian global yang cepat atau lambat tentu akan mempengaruhi ekonomi Indonesia, Pemerintah tentu saja mendorong Kementrian dan Lembaga Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa untuk secepatnya membelanjakan anggaran yang sudah dialokasikan.”Pinta Ditjen Nata.

“Sebagai salah satu sumber pendafatan Desa, Dana Desa harus digunakan sesuai kewenangan Desa, sejak tahun 2015 Pemerintah telah menyalurkan Dana Desa sebesar Rp 257,65 T. Dan pada tahun anggaran 2020 ini Pemerintah juga telah mengalokasikan Dana Desa sebesar 72 T kepada 74953 Desa diseluruh Indonesia, secara khusus untuk Provinsi Sumatera Selatan sejak tahun 2015 s/d 2019 telah disalurkan Dana Desa sebesar Rp 9,8 T dan pada tahun 2020 telah dialokasikan juga Rp 2, 7 T untuk 2853 Desa di 14 Kabupaten/Kota.

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati menjelaskan ini dalam rangka untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang maju melalui perbaikan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan infrastruktur melalui simplifikasi regulasi reformasi birokrasi dan mengubah ekonomi kita agar memiliki daya tahan atau transformasi ekonomi agar perekonomian Indonesia memiliki daya tahan yang cukup untuk menghadapi resiko yang meningkat secara global.

Dalam rangka mendukung prioritas pembangunan untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia dan menggerakkan ekonomi produktif termasuk menarik investasi dan membangun jalan untuk menopang sektor pariwisata serta untuk membangun sentra usaha menengah kecil dan koperasi.”Jelasnya.

Penyaluran Dana Desa ini mulai tahun 2020 akan diterima langsung oleh Desa, karena dalam penyaluran Dana Desa dari rekening Kementerian keuangan rekening pusat kas umum daerah dan rekening dari rekening kas Desa dilakukan secara bersamaan dan semua transaksinya dilakukan oleh Kantor Wilayah perbendaharaan kementerian keuangan yang ada di semua Provinsi.”Tutupnya.

Sementara Mentri Desa, PDT dan Transmigrasi RI Abdul Halim Iskandar menyampaikan majunya Sumatera Selatan itu sangat dipengaruhi oleh majunya Desa- Desa, kepala Desa di Sumatera Selatan agar kreatif dan inovatif dalam menggunakan DD.

Selanjutnya, sasaran utama penggunaan Dana Desa yang pertama adalah transformasi ekonomi pedesaan edukasi sumber daya manusia pedesaan yang mutlak menjadi prioritas sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia untuk penggunaan Dana Desa tidak boleh keluar dari konteksnya.”Katanya.

“Saya berharap Sesuai dengan surat edaran Kementerian Desa pada penggunaan Dana Desa pencairan termin pertama gunakan untuk program padat karya tunai sesuai dengan arahan Presiden supaya ekonomi di Indonesia supaya bisa mengurangi pengangguran dan tentu harus langsung diberikan secara tunai tidak boleh ditunda.”Jelasnya. (Yosi)