4 Warga Desa Margasari, Penerima PKH Undurkan Secara Sukarela

105 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.com) Program Keluarga Harapan (PKH) adalah suatu program yang memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RSTM) yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat melalui kementrian sosial, jika mereka memenuhi persyaratan terkait dengan upaya peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM) yang rendah.

Kali ini warga Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur, penerima program keluarga harapan (PKH) yang berjumlah 4 orang telah mengundurkan diri secara sukarela, karena menganggap dirinya sudah mampu dan tidak pantas lagi untuk menerimanya bantuan seperti PKH. Kamis (27/02/2020).

Hal itu dikatakan pendamping program keluarga harapan (PKH) Desa Margasari Mei Lena Sapitri, saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon pada Bumi1.com mengatakan karena disini masih banyak warga Desa Margasari yang bener-bener kurang mampu dan membutuhkan program PKH dari Pemerintah Pusat ini.

Mei pendamping PKH Desa Margasari menjelaskan pengunduran warga penerima program keluarga harapan (PKH) yang berjumlah 4 orang pada hari kemaren secara sukarela, karena menganggap dirinya sendiri sudah sejahtra atau sudah mampu dan masih banyak warga di bawah dia yang beber-bener membutuhkan program PKH bantuan itu.

Menurut Mai, dengan adanya warga penerima PKH dengan sendirinya sendiri mengundurkan diri saya selaku pendamping PKH Dasa Margasari sangat berterimakasih atas kesadaran warga yang mengundurkan diri sebagai penerima PKH secara sukarela. “Ucap Mei pendamping PKH saat menjelaskan pada Bumi1.com.

Selanjutnya, Mai berpesan pada masyarakat yang menerima bantuan progam keluarga harapan (PKH) dari Pemerintah Pusat melalui kementrian sosial, bagi warga penerima PKH yang sudah sejahtra/mampu dimohon kesadaranya, karena PKH itu untuk orang-orang yang bener-bener tidak mampu/miskin. “Jelasnya.

Dan orang itulah yang seharusnya mendapatkan, jadi nantinya bisa menginpirasi pada penerima PKH yang lainya yang sudah sejahtra/mampu dan memberikan contoh, supaya penerima PKH itu tepat sasaran. “Pungkasnya.

Ini nama-nama warga Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur yang mengungdurkan diri dari penerima PKH secara sukarela, Sri Hartati warga dusun 7 nomer peserta 180407016010320 tahun kepersertaan 2014 usahanya saha jual beli ikan. Alasan mundur usahanya sudah dapat mencukupi kebutuhannya, Ali Muntamah warga dusun 7 nomer peserta 180407016053727 tahun kepersertaan 2018 usaha nelayan. Alasan mundur hasil dari pekerjaannya sebagai nelayan sudah mencukupi.

Sementara Ida warga dusun 7 nomer peserta 180407016007486 tahun kepersertaan 2016 usaha tukang parkir. Alasan mundur merasa sudah tidak layak menerima bantuan PKH karena ada yang lebih membutuhkan dan yang terahir Siti Romlah dusun 8 nomer peserta 180407016007488 tahun kepersertaan 2016 usaha nelayan. Alasan mundur merasa tidak layak lagi mendapatkan bantuan PKH karena hasil dari laut sudah dapat memenuhi kebutuhan keluarganya.(Erwan/red)