Grombolan Sapi Liar Dijalan Jadi Sorotan Warga

103 Kali Dilihat

Sulsel (Bumi1. com) Penerapan kebijakan Peraturan Daerah (Perda) No. 20 tahun 2009 kembali menjadi sorotan oleh warga menyusul banyaknya hewan ternak seperti sapi berkeliaran, alias tak bertuan yang kerap dijumpai dipinggir jalan raya. Jum’at (21/02/2020).

Hal itu akan mengganggu pengguna jalan dan merusak pemandangan jalan raya. Setelah beberapa hari lalu, ternak kerbau liar tak bertuan, sempat menjadi penyebab ringseknya mobil ambulance milik Puskesmas Buki, usai menabrak kerbau di jembatan Tulang Desa Barugaia Kecamatan Bontomanai Kabupaten Ende.

Hanya berselang beberapa hari pasca kejadian naas tersebut, sekawanan sapi tak bertuan juga berkeliaran di jalan poros rumah sakit umum daerah KH. Haiyung Benteng, kembali terekam camera dan menjadi sorotan warga di akun media sosial facebook.

Salah seorang pemilik akun media sosial bernama Mey Erwan pada saat dikonfirmasi Bumi1. com mengatakan, foto sapi liar tak bertuan yang dipostingnya adalah kawanan sapi yang kerap menjadi penebar ‘ranjau’ darat dan tidak jarang menjadi jebakan buat warga.

Selanjutnya, ‘ranjau’ darat itu, berupa kotoran sapi berbau menyengat sering kali menjadi jebakan, terutama bagi warga yang melintas di jalur dua, jalan Jend. Achmad Yani bagian selatan yang mengarah ke RSUD KH. Haiyung, Benteng.”Ucapnya.

Selain itu, kawanan sapi liar tak bertuan juga ikut terekam camera dan kerap dijumpai di jalan poros Desa Parak Kecamatan Bontomanai yang terkadang menyeberang jalan secara tiba-tiba dan berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.

Terkait akan hal tersebut, Mey Erwan meminta agar Pemerintah Kabupaten Ende agar dapat bersikap tegas dalam menegakkan ketentuan Peraturan Daerah No. 20 tahun 2009 tentang pemeliharaan hewan ternak.”Pintanya.

Menurutnya, akan berpotensi menganggu kelancaran arus lalu lintas, kawanan sapi liar tak bertuan ini juga dianggap sangat menganggu kepentingan umum bahkan tak jarang menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas di jalan usai menabrak kawanan sapi yang tak jelas pemiliknya itu.”Imbuhnya

Warga saat ini merasa kesal dan protes karena kawanan sapi tersebut sering kali membuang kotoran sembarangan dengan bau menyengat dan kerap mengotori beberapa ruas-ruas jalan protokol yang setiap harinya rutin dilintasi oleh warga. ( Fadly)