Okta Mengidap Kencing Manis Butuh Uluran Tangan

1011 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.com) Okta bocah berumur 11 tahun yang masih bersetatus pelajar di sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Iman Sumber Marga tepatnya di dusun 11 Rt 05 Rw 02 Desa Sumur Bandung Kecamatan Wayjepara Lampung Timur ini, terkena penyakait Kencing Manis/Diabetes dan memerlukan uluran tangan dari orang dermawan untuk biaya berobat dan biaya kerumah sakit, Senin (17/02/2020).

Bocah pasangan dari Hendri dan Juleha yang tinggal bersama neneknya sejak kecil ini, saat ini masih terbaring lemas di rumah anak neneknya karna keterbatasan anggaran untuk biaya wira wiri kerumah sakit dan beli obat, hingga saat ini mobil yang digunakan untuk mengantarkan Okta kerumah sakit juga belum bisa dibayar karena tidak ada dana untuk bayar sewa mobil tersebut.

Nenek Parni yang mengasuh Okta sejak kecil karena ditinggal pisahan oleh orang tuanya menuturkan Okta sakit sudah empat bulan ini dan tidak bisa masuk sekolah. Terbaring di rumah saja, masuk rumah sakit sudah empat kali, pertama dirumah sakit Permata Hati Jepara terus rumah sakit RSUD Sukadana tidak sanggup dirujuk kerumah sakit Abdul Moelok Bandar Lampung dan terahir di rumah sakit Metro.”Kata neneknya.

Lanjut neneknya, Okta seharusnya dirujuk kerumah sakit di Jakarta, karena tidak ada biaya untuk wira wirinya dan biaya makan yang jaga Okta kalau di Jakarta makanya sama nenek dibawa pulang kerumah kembali. Saat ini Okta berobat mengunakan obat Herbal dari masyarakat Jepara. “Juga belum kita bayar obatnya karena gak ada dananya, “Ucap nenek Okta sambil meneteskan air matanya saat memberikan keterangan pada Bumi1.com dirumah anaknya.

Parni nenek Okta yang berpropesi pekerja serabutan hanya buruh ngoret menjelaskan alhamdulilah Okta semenjak mengkonsumsi Obat Herbal dari masyarakat Jepara sudah mulai membaik yang tadinya tinggal tulang dan kulit saja, sekarang sudah bisa miring kekanan dan miring kekiri badanya, walaupun obat itu belum kita bayar karena gak ada dana dengan nada sedih, tetapi yang jualan obat Herbalnya sabar hingga saat ini.”Tuturnya.

Nenek Parni yang mengasuh Okta sejak kecil berharap pada orang yang dermawan dan Pemerintah Daerah maupun Kecamatan serta kepala Desanya agar membantu cucu saya Okta yang lagi sakit terbaring ini untuk biaya berobat kerumah sakit, saat ini saya masih punya sangkutan mobil buat bawa Okta kerumah sakit dan obat Herbal dari masyarakat Jepara juga belum saya bayar karena tidak ada dananya. “Pungkas nenek Parni dengan nada sedih.

Disela-sela obrolan Okta yang terkena sakit Kencing Manis/Diabetes mengatakan kalau saya sudah sembuh nanti mau sekolah di pondok biar pinter ngaji. “Kata Okta. (Erwan/red).