Pesparani Tingkat Kabupaten, Jadi Momentum Masyarakat Kota Ende

101 Kali Dilihat

NTT (Bumi1.Com) Pesta Paduan Suara Gerejani Tingkat Kabupaten Ende dengan tema mewartakan iman, merajut persatuan dalam syair dan nada dari 5-7 Februari 2020 bertempat di Aula Uniflor, Rabu (05/02/2020).

Ketua Panitia Pesparani Lori Gadi Djou dalam sambutannya mengatakan Pesparani tingkat Kabupaten kali ini menjadi momentum untuk masyarakat Kota Ende dan sebagai ajang untuk mengasah bakat dalam diri untuk mengikuti lomba Pesparani ini.

Selanjutnya, peserta yang akan berlomba diperkirakan seribu peserta, peserta kali ini akan melibatkan anak-anak, remaja dan dewasa, para peserta akan bersaing dalam beberapa kategori lomba yakni paduan suara, mazmur, cerdas cermat rohani dan bertutur kitab suci.”Ungkapnya.

“Paduan suara akan dilaksanakan di Aula Uniflor Ende, Mazmur diadakan di Aula Paroki Mautapaga serta Kapela Stipar, cerdas cermat rohani diadakan di Aula Paroki Mautapaga dan Aula Olangari.

Menurutnya, dengan tingginnya antusiasme yang tinggi dari umat yang ada didalam Kevikepan Ende maka kami dari panitia berjanji untuk menyukseskan acara ini dan menyelenggarakan acara ini dengan seadil-adilnya agar apa yang dihasilkan dalam perlombaan ini dapat di banggakan dalam tingkat Kabupaten, tingkat Provinsi maupaun tingkat Nasional.”Pungkasnya.

Sementara Ketua LP3K Drs.Gusti Ngasu menjelaskan Pesparani sebagai suatu aktifitas seni budaya masyarakat Katolik dalam bentuk pergerakan dan lomba-lomba guna meningkatkan pemahaman bagi umat Katolik yang imannya diangkatkan melalui perayaan liturgi.

Materi yang di tetapkan oleh LP3K adalah hal-hal yang sudah biasa dilakukan oleh Gereja Katolik yaitu paduan suara, lomba mazmur, cerdas cermat rohani berkaitan dengan pengetahuan agama katolik terutama kitab suci sebagai sumber iman kita.

Gusti Ngasu menambahkan seni budaya agama Katolik yang diselanggarakan oleh LP3K adalah suatu bentuk perhatian dan kehadiran Pemerintah dalam aktifitas masyarakat termasuk masyarakat yang beragama Katolik mendampingi, mengayomi dan memfasilitasi sejauh yang dibutuhkan.”Tutupnya.

Ditempat yang sama Bupati Ende H.Djafar Achmad menyampaikan selamat datang kepada peserta Pesparani kiranya kehadiran dan keterlibatan saudara dalam kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman akan pentingnya hidup menggereja.

Kegiatan Pesparani ini jangan hanya dimaknai sebagai kegiatan lomba semata tetapi lebih dari itu ada nilai-nilai luhur keagamaan yang mau disampaikan atau diwartakan lewat lagu, mazmur dan Nas kitab suci dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam membangun kebersamaan ditengah perbedaan dan keberagaman.”Pintanya.

“Saya sangat yakin, semua yang hadir dan mengikuti kegiatan Pesparani ini datang dengan harapan untuk menjadi yang terbaik dan keluar sebagai juara,namun harus dipahami bersama bahwa setiap momen apa saja pasti ada yang meraih juara dan ada yang belum.”Pungkasnya.

Uskup Agung Ende Mgr.Vinsentius Sensi Poto Kota dalam penyampaiannya mengatakan kita harus bersyukur sebagai komunitas Katolik untuk merasakan dengan nyata kehadiran Pemerintah dan mari kita berterimah kasih kepada Pemerintah yang sudah sekian lama memberi perhatian yang kongkrit untuk kegiatan ini.

“Tidak heran kalau Bupati hadir dan merestui kegiatan ini, karena itu bukti nyata dan kepedulian Pemerintah yang mengajak kita selalu bekerja sama untuk membangun diri kita dan membangun bangsa ini.”Benernya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Ende serta jajarannya, Ketua DPRD Kabupaten Ende beserta Anggotanya, Kepala Kantor Kementrian Agama, Ketua LP3K, Ketua Panitia Penyelenggara Pesparani, Para imam Biara Biarawati, Para Camat dan seluruh Umat Katolik Se Kevikepan Ende. (Yohanes)