Bupati Sambut Wagub Lampung Dalam Evaluasi KLA

102 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.Com) Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim mengunjungi Kabupaten Tanggamus dalam rangka Roadshow dan Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA), Anugerah Parahita Ekapraya (APE), Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) dan Tanggamus Bebas Stunting, yang dipusatkan di Pekon Banjar Manis, Kecamatan Gisting, Kamis (16/01/2020).

Kedatangan Wagub disambut oleh Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani bersama jajaran Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf Arman Aris Sallo, Kajari Tanggamus David Palapa Duarsa, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, Wakapolres Kompol Yuliansah, Anggota DPRD Provinsi Lampung Azuwansyah, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD Provinsi Lampung dan Kabupaten Tanggamus, serta Camat se Kabupaten Tanggamus.

Bupati Dewi Handajani, dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Wagub Chusnunia Chalim yang akrab disapa Nunik ini.Germas atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat telah dicanangkan oleh Menteri Kesehatan.

Selanjutnya, adanya pasar murah ini merupakan wadah untuk mengakomodasi keperluan warga masyarakat pada awal tahun dan juga untuk menekan serta menstabilkan harga bahan pokok sehari-hari kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan keberadaan pasar murah ini dengan sebaik-baiknya,” Kata Bupati.

Bupati menerangkan berbagai upaya yang dilakukan oleh Pemkab Tanggamus dalam mempercepat terwujudnya Kabupaten Layak Anak, diantaranya dengan membentuk Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak.

“Adapun upaya selengkapnya yang kami lakukan adalah dengan Peraturan Bupati Tanggamus Nomor 51 tahun 2019 tentang Kabupaten Layak Anak, (lalu) SK Bupati Tanggamus Nomor B. 321/30/08/2019 tentang Lembaga Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak Kabupaten Tanggamus. Terbentuknya Forum Anak yang ditetapkan dengan SK Bupati Tanggamus Nomor B.241/30/08/2019 tentang Pembentukan Forum Anak Kabupaten Tanggamus Periode 2019-2023,” Terang Bupati.

Sementara Wagub Nunik dalam sambutannya mengatakan perlindungan anak merupakan pola dasar kehidupan. “Karena kalau anak sehat maka kecerdasannya pasti juga bertumbuh baik. Negara, dengan regulasi aturan yang ada makin kedepan terkait perlindungan anak, dimana hak anak dijamin, dimana faktor utama adalah ekonomi.

“Semakin tinggi tingkat ekonomi masyarakat, semakin tinggi kepedulian baik kesehatan maupun pendidikan anak.”Negara hadir dalam rangka memberi perlindungan sebesar besarnya bagi perlindungan anak. Masyarakat juga perlu tahu bahwa perhatian besar terhadap anak, tidak boleh ada pembiaran anak tidak sekolah atau putus sekolah, dan harus diberikan efek jera apabila orang tua tidak menyekolahkan anaknya,”Tegas Wagub.

Menurut Wagub, Gugus adalah tugas yang harus bekerja sesuai amanat yang diemban. Dengan memberikan sosialisasi maupun pemahaman kepada masyarakat terkait perlindungan anak.

“Harus dikampanyekan bahwa anak harus sekolah, dan benar- benar diseriusi, agar menjadi pilot projek Kabupaten Layak anak.”Dinas terkait harus proaktif dalam memberikan pendampingan terkait penyimpangan terhadap anak maupun perempuan.”Tuturnya. (Rls/Hasbuna)