Tiga Pekon Yang Diduga Bermasalah Segera Dipanggil Inspektorat

100 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.Com) Paska pemberitaan di beberapa media, ketika di poll ap. Pihak Dinas Inspektorat akan segera memanggil tiga Pekon yang diduga bermasalah dalam Minggu-minggu ini guna kelaripikasi lebih lanjut. Selasa (07/01/2020).

Dalam hal ini warga sekaligus pekerjaan di pembagunan talut tembok penahan tanah (TPT) dengan volume panjang 580 meter terletak di rt 3 dusun 11 Pekon Sudimoro Kecematan Semaka, di akui dan dibenarkan Rudi selaku ketua tim pelaksana kegiatan kerja (TPK) di Pekon.

Masih kata pekerja memang batunya bulat-bulat dan papan nama belum ada, masalah gajih 35 ribu itu di borongkan, hal itu diakui oleh pekerja saat dikomfirmasi awak media dalam penjelasanya.

Selanjutnya, pembaguan talut TPT sepanjang 580 meter yang bermasalah itu talut yang panjangnya 456 meter yang sudah dikerjakan dan yang belum dikerjakan tinggal 124 meter kerena ada kendal tidak diperbolehkan oleh pihak pemilik lahanya.”Ucapnya.

Sementara Edi Heriyanto selaku Sekdes Pekon Sudimoro dalam penjelasanya mengatakan terkait batunya bulat-bulat, Edi menjawab, ya memang gitu batunya namanya batu kali. Selanjutnya mengenai upah itu harus harian OHK dan tukang 80 ribu kepala tukang 125 ribu, “Jelasnya.

Tiga pekon yang diduga bermasalah itu akan segera di panggil oleh pihak Dinas Inspektorat Tanggamus yaitu Pekon Karang Anyar, Pekon Sudimoro dan Pekon Sudimoro Bangun, hal ini di katakan pada media saat mengkomfirmasi pihak Inspektorat pada Senin (06/01) kemarin.

Pemanggilan tiga kepala Pekon ke Dinas Inspektorat itu untuk mengkelaripikasi tentang pembangunan anggaran dana desa (ADD) Anggaran tahun 2019 yang diduga bermasalah.

Gustam Apriyansah, selaku Sekjen Dinas Inspektorat saat di konfirmasi awak media
tentang adanya pemberitaan di beberapa media mengatakan kami siap akan segera kami panggil dalam Minggu-minggu ini,”Ucapnya.

Masih kata Gustam selaku Sekjen Inspektorat Tanggamus, “kalau memang betul tiga Pekon yang diduga bermasalah maka akan l segera kita tindak lanjuti.

“Kalau betul terbukti tiga Pekon yang diduga bermasalah, kita akan segera turunkan Tim investigasi Dan selanjutnya akan segera kita tindak lanjuti,”Pungkasnya.(Hasbuna)