Masyarakat Pa’batteang Harapkan Tempat Ini Jadikan Objek Wisata

101 Kali Dilihat

Sulsel (Bumi1.Com) Mimpi menjadi kawasan Objek Wisata Petik Buah, masyarakat Pa’batteang berharap perhatian dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI). Karena lokasinya dihuni dua ratus delapan puluh penduduk, tepatnya di dusun Pa’batteang Desa Lalang Bata Kecamatan Buki Kepulauan Selayar, Jumat (27/12/2019).

Penduduk disini didominasi warga petani dan pekebun serta menyimpan beragam potensi yang terpendam, potensi tersebut terdiri dari panorama alam perbukitan, situs makam tua, lokasi air terjun bahkan potensi komoditi buah.

Iklim tanahnya yang subur dan dikelilingi oleh sejumlah anak sungai, menempatkan dusun Pa’batteang ini pada posisi strategis sebagai kawasan pengembangan berbagai jenis komoditi tanaman pertanian dan perkebunan masa depan.

Hal tersebut bisa dibuktikan dari keragaman potensi komoditi buah yang bisa dijumpai pengunjung yang berkesempatan untuk datang melancong dan berpetualang ke dusun Pa’batteang.

Komoditas jambu biji atau jambu klutuk asal Brasil yang disebarkan ke Indonesia melalui Thailand dapat dijumpai di sejumlah pekarangan rumah warga atau kebun milik petani.

Selain jambu klutuk, pengunjung juga dapat menjumpai dan memetik sejumlah komoditas buah lain seperti delima, lengkeng, kesambi, kedondong, mangga, jambu mete, surikaya, sirsak, kelapa merah, dan belimbing.

Dilokasi yang sama, pengunjung juga dimungkinkan untuk menyaksikan sejumlah bentuk tanaman organik, mulai dari kebutuhan sayur-sayuran, sampai komoditas buah pala, cabai, vanili, dan kunyit yang banyak dibudidayakan, plus dijadikan sebagai tanaman pekarangan oleh warga masyarakat setempat.

Berbekal uang recehan, para pengunjung dapat membawa pulang beberapa jenis rempah-rempah untuk melengkapi koleksi dan kebutuhan bumbu dapur di rumah.

Bermodalkan potensi di sekitar yang ada, mimpi dan harapan. Warga masyarakat dusun Pa’batteang mengharapkan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) agar berkunjung di dusun Pa’batteang dan berharap lokasi ini dapat ditetapkan sebagai salah satu titik lokasi pengembangan kawasan wisata agro buah (petik buah).”Pintanya.

Selanjutnya, kedepanya diharapkan akan menjadi kunjungan para wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestic, regional dan wisatawan lokal.”Pungkasnya.(Fadly)