Tim Kejari Kepulauan Selayar Tangkap DPO Kasus Tipikor Di Cilegon

102 Kali Dilihat

Sulsel (Bumi1. Com) Tim penyidik seksi pidana khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan menetapkan status daftar pencarian orang (DPO) terhadap Andi Anwar Dg. Yang sebelumnya dinyatakan, terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan dugaan kasus tindak pidana korupsi senilai lebih kurang Rp 774.739.497 (tujuh ratus tujuh puluh empat juta tujuh ratus tiga puluh sembilan ribu empat ratus sembilan puluh delapan rupiah), Jum’at (15/11/2019).

Andi Anwar Dg. Pasikki ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus tindak pidana korupsi pengerjaan proyek peningkatan jalan ruas dusun Bonelohe Labuang Nipaya Desa Kayu Bau Kecamatan Bontomate’ne Kepulauan Selayar, Tahun anggaran (TA) 2015 dengan mendasari hasil penyelidikan tim dan seksi pidana khusus Kejari Kepulauan Selayar.

Kepala seksi tindak pidana khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Selayar, Juniardi Windaraswara, SH., MH saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis (14/11) menyatakan, “Tersangka Andi Anwar Dg. Pasikki, kita tetapkan sebagai DPO sejak dimulainya tahap penyidikan dan pemberkasan yang kemudian disidangkan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Makassar dengan diputus secara In Absentia tanpa menghadirkan terdakwa yang sejak awal melarikan diri. “Ucapnya.

Selanjutnya Penetapan status tersangka terhadap yang bersangkutan didasarkan pada putusan pengadilan tindak pidana korupsi (PN Tipikor) Makassar nomor: 84/PID.SUS.TPK/2017/PN. MKS tanggal 29 Agustus
2017.

Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Makassar, yang bersangkutan, dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan kasus tindak pidana korupsi dan secara bersama-sama merugikan negara dalam kegiatan proyek peningkatan jalan ruas Bonelohe-Labuang Nipaya.”Bebernya.

Masih dikatakanya Juniardi, Setelah tiga tahun buron dan dinyatakan sebagai DPO, Pada hari ini, Kamis, (14/11) Andi Anwar Dg, Pasikki, berhasil kita bawa dari tempat persembunyiannya di Mekar Sari Pulo Merak Kabupaten Cilegon Provinsi Banten. “Andi Anwar kita tangkap setelah terendus dan diketahui keberadaanya di Mekar sari Pulo Merak Kabupaten Cilegon bersama dengan keluarganya.”Jelasnya.

Dalam Penangkapan tersangka diback up oleh Tim Respon Sabhara Polres Pelabuhan Makassar yang dipimpin, IPTU Asfada. “Usai penangkapan, Tersangka langsung kita gelandang dan diterbangkan menuju Makassar untuk selanjutnya, dijebloskan ke Lapas Klas IA Makassar untuk menjalani proses penahanan selama kurun waktu 5 (lima) tahun dan 6 (enam) bulan pidana denda sebesar Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah) subsidair 7 (tujuh) bulan hukuman penjara.”Tegasnya. (Fadly)