Ormas GML Peduli Bendera Merah Putih Yang Lusuh, Robek, Dan Rusak

100 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.Com) Kepedulian Ormas GML terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Memiliki kebersamaan akan kesadaran dari pemerintah Desa setempat. Hal itu terlihat saat Ormas GML Pasawaran berkurang di kantor Sekretariat Suka Mandi.Rabu (13/11/2019).

Ormas GML Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pasawaran, Yang di Ketuai oleh Rudi Sapari A. S, Dan Jajarannya Muhlisin Serta Ariyadi, Sangat menyayangkan sikap dari pihak aparatur Desa setempat yang tidak peka dengan keadaan bendera pusaka RI, dibiarkan Lusuh, Rusak, Robek dan Terkoyak tetap berkibar tanpa diganti.

“Bendera Merah Putih yang menjadi alat pemersatu bangsa, Di biarkan berkibar rusak dan lusuh seolah tidak mendapat perhatian dari Pemerintah Desa setempat, Khususnya pihak kantor Desa Suka Mandi Waylima Pesawaran.

Ormas GML setelah melihat Bendera Merah Putih yang Rusak, Robek terpasang lalu mereka mencari bendera baru dan menggantinya dan sebelum menurunkan bendera ormas GML menemui salah satu kadus di desa tersebut dan menyaksikan penurunan dan pergantian bendera merah putih tersebut,” Jelasnya Rudi.

Bendera Pusaka RI sebagai simbol negara, Apalagi pada 10 November 2019 adalah hari pahlawan dan bendera ini di temukan dalam keadaan rusak dan robek terpasang.

Masih menurut Ketua ORMAS GML tertuang dalam UU Nomor 24 tahun 2009 Pasal 24c tentang larangan mengibarkan bendera yang sudah dalam keadaan Lusuh, Kusam, Robek, Rusak dan Luntur di ancam pidana.” Ungkapnya.

Selanjutnya barang siapa yang Sengaja mengibarkanya bendera merah putih dalam keadaan Lusuh, Kusam, Robek, Rusak dan Luntur akan di penjara 1 satu tahun penjara paling lama, Dengan denda paling banyak Rp100 Juta. Hingga berita ini di terbitkan, Aparatur Desa setempat belum dapat di konfirmasi. (Jhony)