KPU Kepulauan Selayar Berikan Sosialisasi Di SMAN 1 Benteng

103 Kali Dilihat

Sumsel (Bumi1. Com) KPU Kepulauan Selayar berdiri di depan siswa siswi SMA Negeri 1 Benteng dalam kegiatan upacara bendera pada hari Senin, (04/11/2019) yang diarangakai dengan kegiatan sosialisasi rumah pintar pemilu.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar Nandar Jamaluddin dalam hal itu berkesempatan tampil menjadi pembina upacara di yang di gelar di halaman sekolah SMA Negeri 1 Benteng.

Dalam sambutanya Ketua KPU Kepulauan Selayar Nandar Jamaluddin, S.Pd., M.SI dihadapan siswa siswi SMA Negeri 1 Benteng serta Dewan Guru, Kepala sekolah dan Wakasek mengatakan, “Ucapan terima kasih serta apresiasi pada pihak sekolah serta siswa di SMAN 1 Benteng yang telah berkenan memberikan waktunya untuk Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar untuk menyampaikan materi sosialisasi tentang rumah pintar pemilu.

Selanjutnya Nandar juga menjelaskan rumah pintar, Pemilu merupakan media informasi sekaligus ruang pusat kegiatan kepemiluan di Kabupaten Kepulauan Selayar. Sedangkan untuk rumah pintar pemilu juga merupakan wahana sharing dan tempat berdiskusi untuk membahas berbagai bentuk issu-issu politik lokal yang menjadi bahan perbincangan di tranding topic kalangan masyarakat.”Ucapnya.

“Rumah pintar pemilu diharapkan lahir terciptanya sebagai rumah demokrasi, pusat data, dan informasi pemilu untuk masyarakat. “Selain itu juga rumah pintar pemilu diharapkan akan menjadi media yang efektif dan efisien dalam kerangka untuk memberikan materi pencerahan politik dan demokrasi kepada elemen pelajar, serta generasi muda, sebagai cikal-bakal potensi pemilih pemula,”Ungkap Nandar dihadapan siswa siswi SMAN 1 Benteng.

“Hal seperti ini dinilai sangat penting terutama dalam menghadapi momentum pilkada pemilihan balon Bupati dan wakil Bupati pada 23 September 2020 mendatang, Sebab pemilih pemula memiliki posisi yang sangat strategis dan menentukan arah masa depan pembangunan daerah.

“Sejalan dengan hal tersebut, elemen pelajar dan pemuda diharapkan dapat turut ambil bagian dan berkontribusi secara aktif dalam menata alam demokrasi agar tetap menjaga kondusifitas, kehidupan politik lokal, pra dan pasca pilkada.

“Untuk menghindari kesalahan memilih maka sejak dari sekarang elemen pelajar dan pemuda hendaknya telah dibekali dengan referensi informasi awal mengenai proses dan tahapan pilkada serta penguasaan materi perkembangan dinamikan politik.”Jelasnya.

Sementara elemen pelajar dan pemuda banyak belajar menempatkan dan memposisikan diri pada tempat yang tepat agar tidak mudah terseret dan terjerumus oleh lingkaran kehidupan politik, pragmatis, dan jauh dari nilai-nilai edukatif. “Tutupnya. (Fadly)