Lima Nelayan Bakauheni Terdampar Akibat Perahu Bocor

102 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.Com) Sebanyak 5 (lima) orang nelayan asal Kecamatan Bakauheni ditemukan Terdampar ditengah laut antara Pulau Sebuku dan Pulau Sebesi Rajabasa Lampung Selatan, Kamis (24/10/2019).

Kelima nelayan tersebut dilihat oleh Umar, Seorang warga dusun Tejang Pulau Sebesi, saat dalam perjalanan menuju Pelabuhan Canti.Dijelaskan oleh Umar bahwa, Nelayan yang terdampar tersebut sekitar pukul, 08.30 WIB disaat dirinya dalam perjalanan laut dari Pulau Sebesi menuju Dermaga Canti.

“Pertama kali yang saya lihat cuma satu orang nelayan mengapung memakai polipom, Setelah itu dari beberapa jarak yang berdekatan ada lagi nelayan kedua dan kami melakukan pencarian kembali, Kira-kira berjarak setengah kilo dari tempat pertama, Berhasil menemukan dua orang nelayan yang sedang mengapung menggunakan bambu, Setelah ditanya jumlah nelayan keseluruhannya ada lima orang termasuk ABK. Alhasil nelayan yang kelima ditemukan dengan posisi mengapung dengan polipom.” Jelasnya Umar.

Sementara pengakuan kelima nelayan itu, Kejadian ini terjadi disaat mereka dihempas gelombang tinggi yang disertai angin kencang pada saat malam hari, Sehingga membuat perahu mereka mengalami kebocoran dan tenggelam tanpa bisa dikendalikan lagi,” Ungkapnya.

Setelah berhasil mengevakuasi, Kelima nelayan tersebut kami bawa kedermaga canti. Sesampainya di dermaga canti kelima nelayan langsung di jemput oleh Tim Basarnas Bakauheni. “Alhamdulillah atas kejadian ini tidak ada korban jiwa. Kelima nelayan hanya mengalami kelelahan saja.” Pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari media Bumi1.Com, Kelima nelayan itu bernama Andika, Amri, Misnan Jaya, Pergaulan Seragih serta Saleh. Mereka merupakan Nelayan bagan congkel yang berasal dari Kecamatan Bakauheni.(Jhony)