Kapolres Kepulauan Selayar Himbau Masyarakat Di Musim Kemarau

101 Kali Dilihat

Sulsel (Bumi1. Com) Kapolres Kepulauan Selayar AKBP. Taovik lbnu Subarkah,S.IK, memberikan perhatian khusus pada masyarakat Kepulauan Selayar terhadap segala dampak yang dimungkinkan terjadi selama musim kemarau panjang saat ini. Sabtu (19/10/2019).

Menghadapi musim kemarau panjang Kapolres menghimbau pada masyarakat untuk berhati-hati pada saat melakukan aktivitas pembakaran sampah atau lahan dan memastikan api benar-benar padam, sebelum meninggalkan lokasi pembakaran.

Hal itu disampaikan, AKBP. Taovik Ibnu Subarkah, S.IK, untuk mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran dan menyebabkan polusi udara yang bersumber dari dampak kebakaran hutan, atau lahan perkebunan masyarakat. Selama musim kemarau panjang saat ini, “Ucap Kapolres saat memberikan ketenangan pada koresponden Bumi1. Com.

Taovik Kapolres Kepulauan Selayar juga meminta masyarakat untuk berhati-hati, saat membakar sampah, atau lahan perkebunan yang dimungkinkan bisa merembet ke kawasan pemukiman warga, dan perkampungan padat penduduk di sekitarnya, “Ucapnya.

Selain itu Kapolres juga menyampaikan pada ibu-ibu rumah tangga yang enggan untuk memastikan kompor atau tungku benar-benar mati, pada saat selesai melakukan aktivitas memasak di dapur. Anjuran ini, kita sampaikan kepada warga masyarakat, karena menyikapi sejumlah peristiwa kebakaran yang pernah terjadi, diduga kuat, dipicu oleh ledakan tabung gas elpiji.

Selanjutnya untuk mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran, warga diingatkan untuk senantiasa memeriksa saklar listrik, dan kabel yang berpotensi memicu terjadinya korsleting atau hubungan arus pendek listrik yang pada akhirnya bisa berakibat pada terjadinya kebakaran rumah, dan dapat mengancam serta membahayakan keselamatan tetangga atau warga di sekitarnya. “Jelasnya.

Sementara masyarakat juga dihimbau berhati-hati menggunakan obat nyamuk, lampu teflok, dan pencahayaan lilin yang sangat rawan menjadi pemicu kebakaran di malam hari. Dalam konteks tersebut, warga dianjurkan untuk menjauhkan obat nyamuk, lampu teflok, atau lilin dari bahan yang mudah terbakar. “Pungkasnya.

Dalam hal ini secara khusus, Kapolres juga menghimbau para perokok untuk tidak membuang puntung rokoknya di sembarang tempat, dan memastikan puntung rokok yang dibuangnya sudah betul-betul mati, “Ucap Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP. Taovik Ibnu Subarkah, S.IK, saat di wawancarai melalui via telefon pada koresponden Bumi1. Com. (Fadly)