Forkopincam Labuhan Maringgai Menutup Pengobatan Herbal Di Sriminosari

101 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1. Com) Adanya pengobatan herbal di Desa Sriminosari Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur dan membuka peraktek pongobatan langsung, Forkopincam Labuhan Maringgai langsung meninjau dan menutup pengobatan tersebut, karena pengobatan herbal itu diduga belum memiliki izin serta belum memenuhi setandar pengobatan,

Bukti-bukti alat pengobatan yang di gunakan untuk pengobatan herbal satu bungkus kapsul (Spurina), Beberapa bungkus bubuk dari herbal, satu lembar berkas kertas serta KTP serta warga yang sudah berobat.

“Sejumlah warga yang dimintai keterangan dan selaku pasean. Supangatun (36) tahun alamat dusun 4 Desa Srimonosari mempunyai keluhan sakit leher sudah 8 tahun ia kalau mau sembuh di haruskan membeli Kapsul ijo (Spurina) sekali minum 2 kapsul dan sudah 6 kali dengan harga 200.

Sementara Supriyanti (38) tahun alamat dusun 3 Desa Sriminosari juga mengeluhkan sakit Mag dan mengharapkan punya keturunan. Ia di haruskan membeli obat Mag dan penyubur kandungan dengan biaya 500 ribu dan sudah 5 kali. “Ucapnya.

Hal senada juga dikatakan Wiyanti (35) tahun alamat dusun 4 Desa Sriminosari juga mempunyai keluhan ingin mempunyai keturunan ia juga di haruskan membeli obat herbal dan sudah 6 kali berobat.

Selanjutnya tindakan yang dilakukan Forkompincam Labuhan Maringgai usai peninjauan pada Rabu (09/10) langsung menutup kegiatan peraktek pengobatan alternatif herbal tersebut. Dikarenakan tidak mepunyai izin peraktek, Obat herbal tidak sesuai takaran konsumsi dan Obat yang digunakan mengandung zat kimia. (Erwan/red)