Jaka Lurah Talang Jawa Beberkan Program Kotaku

105 Kali Dilihat

Sumsel (Bumi1.Com) Program pembangunan pembuatan sumur bor dan draenase dari program kota tanpa kumu (Kotaku) tepatnya di Rt03 Talang Bandung dan Talang Jawa Rt09-Rt10 Kelurahan Talang Jawa Kabupaten Ogan Komering Ulu (Oku) Sumatra Selatan yang bersumber dari APBN masih terus proses pengerjaan pembangunan, Kamis (04/09/2019).

Tujuan dari program kota tanpa kumu (Kotaku) ini adalah untuk mengurangi ke kumuhan di Kelurahan Talang Jawa dan melancarkan pembuangan air dari saluran kesaluran seperti pembangunan drainase.

Kepala Keluraha Talang Jawa Jaka saat di wawancarai Bumi1.Com di kantornya mengatakan program kota tanpa kumu (Kotaku) ini bertujuan untuk mengurangi ke kumuhan di Kelurahan Talang Jawa dan tentunya juga untuk mengubah pola pikir masyarakat agar bisa hidup sehat dan sejahterah dengan menciptakan lingkungan yang bersih.

Lanjutnya untuk pelaksanaan pembangunanya di kerjakan dari lembaga keswadayaan masyarakat (Lkm) Talang Jawa bersama dengan Fasilitator dan melibatkan masyaraknya di tempat dimana dibangunya sumur bor dan draenase itu sendiri, “Jelas Lurah.

Sementara untuk proses pengerjaanya masih progres dan sampai saat ini masih terus berjalan, dan akan terus kami pantau melalui masing-masing Rt setempat, “Jaka menjelaskan program Kotaku ini pendanaanya dari dana APBN, dan melalui proses yang sangat pajang melewati proses tahapan, masa uji kelayakan tidak serta merta tau-tau muncul. “Ucapnya.

Jaka Lurah setempat berharap pada seluruh masyarakat Kelurahan Talang Jawa khususnya agar bisa ikut berpartisipasi mendorong tercapainya tujuan program ini, harus ikut bergotong royong membantu lancarnya program (Kotaku) Dan mudah-mudahan program ini bisa berjalan maksimal sukses dan lancar. Tentunya yang akan merasakan dampak dan keuntunganya adalah masyarakat disekitar itu sendiri.”Pintanya.

“Dan tentunya harapan besar saya selaku Lurah di Kelurahan Talang Jawa ini, berharap sekaligus menghimbau pada seluruh masyarakat khususnya kelurahan talang jawa, agar bisa ikut menjaga dan merawat supaya awet dan di rasakan oleh masyarakat, “Pungkasnya. (Mardian)