Terkait Keluhan Warga Kabid Disdukcapil Angkat Bicara

101 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.Com) Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Timur paska adanya keluhan masyarakat saat pembikinan KTP, Indra Gandi Kabid Administrasi Kependudukan (Disdukcapil) Lamtim angkat bicara terlait keluhan warga tersebut, hal itu dikatakan pada Bumi1. Com saat di temui di ruang kerjanya, Selasa (07/08/2019).

Kabid Administrasi Kependudukan (Disdukcapil) Indra Gandi mewakili Kadis Kependudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lamtim mengatakan “Saya mohon maaf atas ketidaknyamanan pembikinan berupa cetak e-KTP, Karena kondisi sekarang blangko e-KTP dengan keadaan terbatas. Kita selaku Dinas Disdukcapil di berikan jatah blangko e-KTP dalam jangka waktu dua minggu sekitar 500 e-KTP saja, “Jelasnya.

“Terkait dengan pemohon, Sementara cetak akan kita batasi. Kalau semula pemohon begitu datang kita upayakan cetak langsung namun sekarang bagi masyarakat yang belum pernah punya e-KTP. Maksimal 5 hari kerja sudah jadi, Syukur-syukur bisa 3 atau 4 hari sudah bisa kita cetak dengan syarat melampirkan fotokopi KK bukti perekaman dan meninggalkan nomer Hp yang dapat dihubungi itu yang pertama, “Pintanya.

” Dan yang kedua masyarakat yang sudah mempunyai e-KTP dan mau menggantikannya karena data yang tidak sama seperti tempat tanggal lahirnya ada yang salah dan statusnya belum kawin menjadi sudah kawin maksimal kita cetak sampai lima belas hari sukur-sukur biasanya cuman 10 hari sudah kita cetak.

Ia menambahkan dalam hal ini memang sangat mengganggu pelayanan pada masyarakat, Kami mohon maaf karena kita keterbatasan blangko e-KTP yang di sediakan oleh pusat untuk di masing-masing Kabupaten Kota.”Bebernya.

Lanjutnya ia menghimbau pada warga yang membikin e-KTP agar sabar dan kita hanya bisa memberikan KTP sementara bagi yang benar-benar membutuhkan. Artinya KTP sementara ini sama kegunaannya seperti KTP, tetapi cuman ada batasnya selama 6 bulan saja.

Dikatakannya kembali, “Namun Disdukcapil siap melayani, cuman ada batasan waktunya saja, kalau pengen langsung jadi tidak bisa cuman kita minta tempo sampai 5 hari kerja agar semua masyarakat dapat terlayani itu saja. “Ucapnya.

Sementara untuk berkas yang masuk di setiap harinya sekitar 80 sampai dengan 200 pembikinan e-KTP namun keterbatasan blangko kita batasi agar semua masyarakat dapat terlayani hingga bisa mencetak antara 25 sampai dengan 30 perharinya supaya setiap harinya kita bisa melayani masyarakat.”Pungkasnya. (Erwan/red)