DD Pekon Sumber Bandung Tahap Pertama, Bangunan Drenase

101 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.Com) Dana Desa (DD) tahap pertama telah digelontorkan oleh pemerintah pusat melalui kerekening Pekon (Desa) sebesar 20% dengan besaran anggaran untuk Dana Desa (DD) tahun 2019 tergantung jumlah luas wilayah.

Dana Desa tahap pertama Pekon Sumber Bandung Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu sudah dialokasikan untuk pembangunan drenase di dusun Suka Rendah.

Kepala Pekon Sumber Bandung Abdul Rohman mengatakan pembangunan drainase yang berlokasi di dusun Suka Rendah dengan panjang 398 Meter, berdasarkan hasil musyawarah Desa, dari menerima usulan-usulan pengajuan dari dusun yang sudah menjadi kesepakatan masyarakat dusun Suka Rendah dalam musyawarah dusun (musdus). “Ucapnya.

Dana Desa tahap pertama sedang dalam pelaksanaan, salah satu kegiatan yang kita laksanakan yang dananya dibiayai dari Dana Desa tahap pertama Tahun Anggaran 2019 yakni untuk pembangunan drainase sepanjang 398 Meter yang lokasinya berada didusun Suka Rendah dengan mempekerjakan masyarakat setempat dikarenakan sudah aturan Padat Karya Tunai harus kita terapkan, agar berkurangnya tingkat pengangguran dan bisa meningkatkan SDM masyarakat setempat, “Bebernya.

Masih dilanjutkan Abdul Rohman, dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan drainase di Dusun Suka Rendah sudah sesuai pengajuan masyarakat dalam Musyawarah Desa yang sudah kita laksanakan sebelum dana dicairkan, dan selain untuk pembangunan drainase dalam pelaksanaan kegiatan dana desa tahap pertama sisanya di alokasikan untuk pemberdayaan salah satunya untuk pemberdayaan guru ngaji,

Selain itu, Abdul Rohman juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu, “Dengan adanya kucuran Dana Desa dari pusat yang kegunaannya untuk pembangunan, baik dalam infrastruktur ataupun peningkatan SDM masyarakat desa, mudah-mudahan kedepannya Pemerintah bisa memberikan bantuan yang lebih besar, agar bisa diserap oleh berbagai lapisan masyarakat, “Pungkasnya.(Syahrifal)