Pembangunan DD Pekon Sumber Bandung Diduga Ajang Cari Keuntungan

101 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1. Com) Pelaksanaan pembangunan Drainase sepanjang 398 Meter yang berlokasikan di dusun 01 Suka Rendah Pekon Sumber Bandung Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu,

” Yang dananya bersumber dari Dana Desa (DD) Pekon Sumber Bandung Tahun 2019 yang menelan anggaran sebesar Rp 173.045.000 pelakasanaanya sangat disayangkan karena dalam tata laksana pengerjaan tidak mengindahkan aturan dalam tehnis pengerjaan yang sudah di tentukan dan diperparah lagi untuk pekerjaanya diborongkan dengan harga Rp 65.000/meter mulai dari galian siring hingga pasangan batu.

Berdasarkan pantauan Bumi1. Com di lapangan, pelaksanaan pengerjaan Drainase tampak jelas pengerjaan di duga asal-asalan tanpa mengindahkan spesifikasi dalam pemasangan batu, pasalnya pasangan batu Drainase sendiri tidak ditanam yang seharusnya ditanam dengan kedalaman minimal 10 CM dan diperparah lagi pasangan batu hanya satu batu sementara aturan (spesifikasi) pemasangan batu Drainase harusnya dua batu agar bisa memberikan hasil bangunan yang maksimal.

Terkait dengan adanya pembangunan Drainase yang di duga asal jadi menimbulkan pertanyaan pasalnya dari harga material batu dan pasir diduga ada penggelembungan harga, dilansir dari penjelasan Abdul Rohman kepala Pekon Sumber Bandung harga batu belah per satu ritasenya Rp 1.250.000 dengan muatan 5 Kubik dan pasir Rp 150.000 perkubiknya 900.000 persatu Ritasenya Muatan 6 Kubik.

Kepala Pekon Sumber Bandung
Abdul Rohman saat dikonfirmasi pembangunan (DD) dikediamannya pada Selasa 18/06 mengatakan “Pekerjaan Drainase sepanjang 398 meter memang diborongkan dengan upah Rp 65.000/meter mulai dari gali siring hingga pemasangan batu, “pekerjaan kita borongkan dikarenakan untuk mengejar waktu dan menurut saya itu bukan masalah yang terpenting kuwalitas dari bangunan tersebut bagus dan terkait pemasangan batu tidak kita tanam karena nantinya akan kita lantai dengan adukan dan menurut tukangnya akan lebih kuat dibandingkan dengan pasangan yang batunya ditanam, ” Jelasnya Kepala Pekon.

Masih dikatakanya Abdul Rohman “untuk material batu kita pakai batu dari gunung yang ada dilokasi Pekon Sumber Bandung dengan harga Rp 1.250.000/Ritase dengan muatan 5 kubik kita terima ditempat, sementara pasir kita pakai pasir dari Giri Tunggal dengan harga satuan Rp 150.000 perkubiknya Rp 900.000/Ritase muatan 6 kubik, ” pungkasnya.

Penjelasan Abdul Rohman berbeda dengan salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya memberikan penjelasan yang bertolak belakang dengan apa yang disampaikan kepala Pekon Sumber Bandung Abdul Rohmah yang mana harga batu belah dari gunung tambang batu yang ada dipekon Sumber Bandung harganya Rp 700.000/Ritase dengan muatan 4 kubik, hal itu dikatakanya saat dikonfirmasi via telefhone seluler miliknya pada selasa 18/06, “Harga batu belah dari lokasi sampai ke Dusun Suka Rendah Rp 710.000/Ritase dengan muatan 4 Kubik, “karena untuk disini armadanya gak ada yang mau muatan lima kubik, sementara untuk pasir lokal pagelaran utara paling tinggi Rp 600.000/Ritase terima ditempat, jelasnya.

Terkait dengan adanya dugaan Mark-up anggaran dalam pelaksanaan pengelola Dana Desa (DD) Pekon Sumber Bandung diharapkan pihak terkait agar bisa melakukan pemeriksaan. (Syarifal)